Silaturahmi Malam di Galur, Wali Kota Arifin Ajak Warga Jaga Kerukunan dan Kebersihan Lingkungan

Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin mengajak masyarakat Kelurahan Galur, Kecamatan Johar Baru untuk terus menjaga kerukunan, keamanan, dan kebersihan lingkungan melalui kolaborasi antara pemerintah dan warga.  

Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Silaturahmi Malam Hari Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin bersama masyarakat wilayah Kelurahan Galur yang berlangsung di Aula Kantor Lurah Galur, Selasa (13/10).

Kegiatan ini menjadi sarana bagi Arifin untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi warga. 

"Dalam kesempatan tersebut, saya hadir bersama jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat serta unsur tiga pilar, yakni pemerintah, TNI, dan Polri, sebagai wujud sinergi dalam menjaga kondusivitas wilayah," katanya.  

Arifin mengatakan, silaturahmi yang rutin dilaksanakan setiap Selasa malam di berbagai kelurahan merupakan upaya membangun komunikasi yang lebih dekat antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, hubungan yang baik akan memudahkan warga menyampaikan keluhan, masukan, maupun kebutuhan terkait pelayanan publik.

“Kalau kita dekat dengan masyarakat, kita akan tahu apa saja masalah yang dihadapi. Warga juga lebih mudah menyampaikan aspirasi, sehingga hal-hal yang masih kurang bisa kita perbaiki bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Arifin mengapresiasi kondisi wilayah Kelurahan Galur yang dinilai semakin kondusif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Arifin mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat, mulai dari pengurus RT/RW, LMK, Dewan Kota, Karang Taruna, hingga para orang tua, terus berperan aktif menjaga keamanan dan mencegah tawuran antarkelompok.

"Keamanan wilayah berkaitan erat dengan keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat. Apabila konflik terjadi, kegiatan usaha warga dapat terganggu dan berdampak pada mata pencaharian serta kesempatan kerja. Karena itu, saya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, damai, dan nyaman," ujarnya.

Selain keamanan, Arifin menyoroti persoalan pengelolaan sampah yang membutuhkan keterlibatan aktif seluruh warga. Dengan jumlah penduduk Kelurahan Galur yang mencapai sekitar 21 ribu jiwa dan tersebar di tujuh RW, pengurangan sampah dari sumbernya dinilai penting untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi beban pengangkutan sampah.

“Masalah sampah merupakan tanggung jawab kita bersama. Jangan hanya menganggap sampah sebagai urusan pemerintah. Kita harus mulai membiasakan diri memilah sampah dari rumah, memisahkan sampah organik dan anorganik serta mengelolanya sesuai dengan kemampuan di lingkungan masing-masing,” tegasnya.

Ia mendorong pengurus RW dan masyarakat untuk mengoptimalkan bank sampah serta mengembangkan pengolahan sampah organik melalui berbagai metode yang sesuai dengan kondisi wilayah. 

"Kebiasaan memilah dan mengurangi sampah perlu dibangun secara konsisten agar lingkungan tetap bersih dan pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif," katanya.

Melalui kegiatan silaturahmi tersebut, warga juga diberikan kesempatan untuk berdialog dan menyampaikan aspirasi terkait pelayanan maupun kebutuhan lingkungan. 

"Komunikasi langsung seperti ini dapat memperkuat kepercayaan masyarakat kepada pemerintah sekaligus mendorong penyelesaian persoalan secara bersama-sama," katanya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat Galur untuk mempertahankan wilayah yang aman dan rukun, sekaligus mewujudkan lingkungan yang semakin bersih dan tertata. 

"Dengan kolaborasi pemerintah dan masyarakat, Galur diharapkan dapat menjadi wilayah yang nyaman untuk ditinggali serta mendukung peningkatan kualitas hidup warganya," tandasnya.

Reporter: R Maulana Yusuf & Editor: Andreas Pamakayo
Feature Pak JP Pak JP Pak JP