Loading
Kelurahan Petojo Utara berkolaborasi dengan Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Pusat mengadakan pelatihan barista, di kantor lurah setempat, Kamis (9/7).
Lurah Petojo Utara Wirayudha Bayu Sejati mengatakan, pelatihan ini berlangsung dari bulan 22 Juni sampai 22 Juli akhir. Diawali dengan pelatihan teori di RPTRA Kejora, lalu pengenalan alat, dan hari ini sudah melaksanakan praktik.
"Di RPTRA para peserta diberikan materi cara meracik kopi, lalu langsung praktik dengan peralatan pembuatan kopi di coffee truck milik PPKD yang ditaruh di halaman kantor Lurah Petojo Utara," katanya.
Wirayudha menjelaskan, pelatihan ini diikuti oleh 15 peserta yang telah lolos tes PPKD. "Jadi PPKD membuka pendaftaran, peserta melampirkan persyaratan (seperti, KTP DKI Jakarta, serta ijazah terakhir) lalu mengikuti tes sampai dengan terseleksi kurang lebih 15 orang yang mengikuti pelatihan barista ini," jelasnya.
Di wilayah Petojo Utara, lanjut Wirayudha, pelatihan barista ini salah satu yang diminati warga khususnya usia Gen Z. Terlebih di wilayahnya banyak pertokoan dan kafe.
Menurutnya, pelatihan ini sangat bermanfaat dalam melatih keterampilan dan diharapkan ke depannya dapat menciptakan wirausaha baru yang berdampak di wilayah Kelurahan Petojo Utara.
"Pelatihan ini sangat berdampak karena selain mereka mendapat keterampilan baru, apa bila ada modal lebih bisa menciptakan suatu usaha, dan lapangan kerja baru yang berdampak bagi wilayah Petojo Utara," ujarnya.
Sementara itu, salah satu warga Petojo Utara Rachel Divya Yasmin yang mengikut pelatihan mengaku dengan adanya pelatihan ini jadi tahu bagaimana meracik kopi, proses pembuatan kopi dari pascapanen hingga menjadi serbuk kopi.
"Karena saya suka kopi jadi saya tertarik untuk mengetahui pembuatan kopi, cara meraciknya seperti apa, hingga jadi kopi yang enak untuk dinikmati," ucapnya.
"Ke depannya semoga saya bisa membuka usaha kopi, terus bisa dikembangkan lagi ilmu yang didapat dari mengikuti pelatihan barista," imbuh Rachel.