Penataan Kawasan Buat Senyum Bahagia Warga RT 05 RW 04 Kelurahan Pegangsaan

Warga RT 05 RW 04 Kelurahan Pegangsaan, Syahrita dan Ren tampak bahagia karena terdapat perubahan kecil di lingkungan tempat tinggalnya. Mereka tidak lagi perlu merasa was-was setiap kali melihat anak-anak bermain. Kini, tawa riang anak cucunya bergema tepat di depan halaman, bukan di seberang jalan yang ramai kendaraan. 

"Alhamdulillah jadi bagus ya, anak bisa bermain di sini," ujar Syahrita dengan senyum lebar, matanya berbinar menyaksikan kegembiraan yang sederhana namun mendalam itu.

Perubahan wajah di wilayah RT 05 RW 04 bukan sekadar soal estetika, melainkan sebuah transformasi kualitas hidup (quality of life) yang signifikan bagi warganya. Apa yang dulunya merupakan area kosong yang berantakan dan semrawut karena dijadikan tempat parkir liar yang tidak tertata, kini telah bermetamorfosis menjadi ruang publik yang humanis.

Penataan kawasan ini berhasil mengubah fungsi lahan yang sebelumnya hanya menimbulkan kekacauan visual dan potensi konflik, menjadi jantung komunitas yang memupuk interaksi sosial, keamanan, dan kesehatan mental warga. Namun dengan hadirnya fasilitas baru ini membuktikan bahwa ruang hijau dan area bermain yang aman adalah investasi vital untuk kesejahteraan bersama.

Anak-anak yang sebelumnya harus berjalan jauh ke RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) dengan risiko menyeberang jalan raya yang padat, kini memiliki zona aman di wilayah mereka sendiri.

"Sangat membantu untuk permainan anak-anak. Yang biasanya anak-anak main lebih jauh, biasanya di RPTRA, sekarang di wilayah sendiri pun ada," ungkap Ren.

Tidak hanya anak-anak, elemen penghijauan yang ditanam dengan apik juga memberikan ketenangan psikologis bagi para warga. Suasana asri menciptakan efek menenangkan di tengah padatnya aktivitas kota. Namun, antusiasme warga tidak berhenti pada kondisi saat ini. Ada harapan-harapan manis yang tumbuh seiring dengan kepuasan mereka.

Warga berharap penghijauan bisa diperkaya dengan tanaman herbal atau obat-obatan tradisional yang bermanfaat bagi kebutuhan sehari-hari rumah tangga. "Harapannya sih kayaknya penghijauan ini bisa ditambah lagi ya dengan tanaman herba, tanaman herbal, buat kebutuhan warga setempat juga," tambah Ren dengan nada penuh harap.

Meski demikian, keinginan untuk melengkapi fasilitas tetap ada. Beberapa warga masih mengharapkan penambahan alat bermain seperti perosotan dan ayunan, serta permainan tradisional seperti congklak untuk melestarikan budaya sambil bersosialisasi.

Di balik keindahan taman dan kerapian area tersebut, terdapat perencanaan matang dari pihak kelurahan. Kepala Seksi (Kasie) Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Pegangsaan Rizqi Praditya menjelaskan bahwa penataan ini merupakan bagian dari program Kawasan Tertib, Rapi, dan Asri.

"Konsepnya sendiri, karena kemarin kondisi awalnya lahan kosong dan tempat parkir tidak teratur, jadi kita konsepkan ada tempat bermainnya tanpa mengubah fungsi awal," jelas Rizqi. 

Rizqi menekankan bahwa penataan ini bersifat inklusif, area parkir tetap disediakan karena sering digunakan untuk kegiatan warga, namun kini dengan tata letak yang jauh lebih rapi.

"Kita berikan ruang tersendiri untuk parkiran motor, kemudian kita buatkan ruang untuk taman agar bermanfaat untuk masyarakat," tambahnya.

Salah satu aspek krusial dari penataan ini adalah faktor keamanan lingkungan. Mengingat lokasi tersebut berada di pinggir kali, penambahan elemen taman berfungsi ganda, sebagai ruang rekreasi dan sebagai pembatas jarak aman dari bantaran kali. 

"Kita tambahkan taman untuk menjaga jarak aman dari kali," ungkap Rizqi, menunjukkan kepedulian terhadap mitigasi risiko bencana sekaligus penciptaan ruang hijau.

Menanggapi aspirasi dari masyarakat, Rizqi Praditya menyatakan keterbukaan dari pihak Kelurahan. "Ke depannya kita akan tambahkan wahana bermain. Tapi kita lihat dulu wahana apa yang cocok dan sesuai dengan kondisi lahan yang ada," tuturnya.

Reporter: Berlian Sigit & Editor: Andreas Pamakayo
Feature Pak JP Pak JP Pak JP