Trans Care Bertambah Jadi 20 Unit, Akses Transportasi Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Diperkuat

Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Eric PZ Lumbun mendampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyaksikan serah terima bantuan dukungan layanan Transjakarta Care berupa lima unit mobil Trans Care dari Yayasan Persatuan Masyarakat Indonesia Tionghoa Peduli Bencana (Permata) di Halte Transjakarta BHI ASTRA, Jalan Thamrin, Menteng, Kamis (13/8). 

Dalam sambutannya, Wagub Rano mengatakan, tambahan itu melengkapi unit Trans Care yang diperuntukkan melayani pengguna disabilitas, dari sebelumnya sebanyak 15 unit menjadi 20 unit.

"Izinkan saya mengucapkan terima kasih atas nama Pemprov DKI Jakarta atas sumbangsih yang telah diberikan dari Yayasan Permata kepada Transjakarta," katanya.

Rano menuturkan, pada saat dimulai tahun 2016 lalu, layanan Transjakarta Care baru memiliki sebanyak lima unit mobil Trans Care. Kemudian seiring perkembangan hingga saat ini telah memiliki sebanyak 15 unit mobil Trans Care dan mampu melayani hingga 70 ribu orang disabilitas setiap tahunnya.

Dengan adanya tambahan dukungan 5 unit mobil Trans Care dari Yayasan Permata, Rano optimistis menandakan Transjakarta semakin dipercaya sebagai moda utama di Jakarta. 

Dijelaskan Rano, perkembangan Transjakarta saat ini di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah meluaskan layanan hingga ke kawasan Jabodetabek.

"Kini, dengan penambahan lima unit lagi, hal tersebut mengindikasikan bahwa Transjakarta semakin dipercaya sebagai moda transportasi utama di Jakarta," ucapnya.

Pengembangan layanan ini, menurut Rano, bertujuan agar masyarakat dari wilayah penyangga bersedia mengurangi penggunaan kendaraan pribadi saat masuk ke Jakarta. Alhasil, jumlah penumpang Transjakarta dalam satu tahun tercatat mencapai 1,7 jura orang.

Meskipun memiliki konsekuensi menanggung subsidi yang cukup besar, namun Rano menegaskan bahwa pengembangan luasan layanan dan peningkatan volume penumpang diangkut dalam satu tahun itu mengindikasikan Jakarta menjadi semakin kuat karena kota penyangganya juga kuat.

"Jika pada 2016 layanannya masih terbatas di sekitar Jakarta, kini cakupannya sudah sampai Jabodetabek. Hal ini membuktikan bahwa sistem transportasi kita memang sangat tangguh," tegasnya. 

Sementara itu, Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza menambahkan, Trans Care ini secara khusus dan terus-menerus membantu penyandang disabilitas untuk mendapatkan akses menuju layanan Transjakarta. Pada tahun 2025 tercatat 71.598 pelanggan mengakses Trans Care dan capaian itu meningkat 16,1 persen dari tahun sebelumnya.

"Kami berharap dukungan dan kolaborasi seperti ini dapat terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses terhadap transportasi publik yang inklusif, berkelanjutan, nyaman dan humanis," tandasnya.

Reporter: R Maulana Yusuf & Editor: Andreas Pamakayo
Feature Pak JP Pak JP Pak JP