Ketan Serundeng Jakarta Pusat Raih Juara Cemilan Terbaik Tingkat Provinsi

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Administrasi Jakarta Pusat berhasil meraih penghargaan sebagai Cemilan Terbaik dalam ajang kurasi Menu Sehat Nusantara Tingkat Provinsi. 

Menu Ketan Serundeng inovasi dari Kelurahan Kampung Bali, Kecamatan Tanah Abang ini keluar sebagai pemenang kategori Cemilan Terbaik setelah mendapat apresiasi tinggi dari dewan juri dan chef profesional.

Ketua DWP Kota Administrasi Jakarta Pusat Witri Yenny Arifin menjelaskan, Ketan Serundeng Betawi yang dikirimkan merupakan hasil pengembangan kuliner tradisional Betawi dengan sentuhan modern. Inovasi ini dilakukan agar cita rasa dan tampilan makanan lebih menarik tanpa menghilangkan identitas aslinya.

"Kami membuat berbagai inovasi sehingga rasanya sedikit lebih menarik dan tampilannya juga lebih estetik. Alhamdulillah, upaya ini mendapat apresiasi dari para dewan juri dan terpilih menjadi Cemilan Terbaik hari ini," ujar Witri, di Aula M.H. Thamrin Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/8).

Prestasi ini, lanjut Witri, membawa Ketan Serundeng Jakarta Pusat melaju ke tahap selanjutnya bersama lima SKPD lainnya dari wilayah DKI Jakarta. Menu ini akan mewakili Provinsi dalam kompetisi Tingkat Pusat yang digagas DWP Nasional.

"Hasil seleksi nasional nantinya akan dibukukan sebagai referensi resmi masakan Nusantara yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia," ucap Witri didampingi Ketua DWP Kecamatan Tanah Abang.

Witri berharap pencapaian ini tidak hanya berhenti di Tingkat Nasional, tetapi mampu memperkenalkan kekayaan kuliner Betawi ke kancah yang lebih luas.

"Mudah-mudahan makanan ini semakin mendunia, bukan hanya di Jakarta Pusat atau nusantara, tapi bisa dikenal hingga mancanegara," ucapnya.

"Keberhasilan ini juga menjadi bukti komitmen DWP Jakarta Pusat dalam melestarikan budaya lokal melalui pendekatan kreatif dan inovatif, sekaligus memperkuat posisi kuliner Betawi sebagai warisan gastronomi yang relevan dengan selera masa kini," tandasnya.

Reporter: Berlian Sigit & Editor: Andreas Pamakayo
Feature Pak JP Pak JP Pak JP