Loading
Wakil Wali (Wawali) Kota Administrasi Jakarta Pusat Eric PZ Lumbun membuka sosialisasi pengelolaan sampah di RW Proklim, di aula kantor Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH), Kamis (12/2).
Eric mengatakan, ini merupakan salah satu langkah nyata dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim melalui pengelolaan sampah di RW Proklim Wilayah Jakarta Pusat.
“Pengelolaan sampah bukan hanya persoalan kebersihan, tetapi juga bagian dari tanggung jawab kita bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan," jelasnya, didampingi Kasudin LH Kota Administrasi Jakarta Pusat Slamet Riyadi.
Menurutnya, melalui kegiatan bank sampah, daur ulang, komposting, biopori, budidaya maggot, hingga pengurangan plastik sekali pakai, bisa turut berkontribusi dalam mengurangi beban lingkungan dan menekan volume sampah yang dikirim ke TPA.
“Alhamdulillah, hingga saat ini Proklim Jakarta Pusat telah mencapai 100 lokasi, dengan rincian dua lokasi Proklim Lestari, 14 lokasi Prokilm Utama Tingkat Nasional, 32 lokasi Proklim Madya Tingkat Provinsi, dan 52 lokasi Prokilm Pratama Tingkat Kota," ungkapnya.
Untuk itu, Wawali mengapresiasi para perwakilan RW yang hadir hari ini, yang telah menunjukkan komitmen dalam mengelola sampah dengan baik. Keberhasilan itu membuktikan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu dari rumah dan wilayah RW masing-masing.
“Ke depan, saya mengajak seluruh RW Proklim untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan sampah, mulai dari pemilahan dari sumbernya hingga pengolahan secara terpadu. Kita dorong terbentuknya sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di setiap RW, sehingga volume sampah yang dikirim ke TPA dapat terus berkurang” imbuhnya.
Eric mengimbau, keberhasilan pengelolaan sampah bukan hanya program pemerintah, melainkan gerakan bersama dengan semangat kolaborasi. Mari wujudkan Jakarta Pusat yang bersih, sehat, tangguh terhadap perubahan iklim, dan berkelanjutan.
“Saya berharap kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan manfaat dan memperkuat komitmen kita bersama dalam menjaga lingkungan,” harapnya.