Ketua TP PKK Jakpus Hadiri PKK Expo 2026, Dorong Penguatan Ekonomi Keluarga

Ketua TP PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat Witri Yenny Arifin menghadiri pembukaan Bazar Kewirausahaan Terpadu PKK Expo 2026 bertajuk “Ibu Bisa Berkarya, Gerakan Ekonomi Keluarga” di Grha Ali Sadikin, Lantai Dasar, Balai Kota DKI Jakarta, Senin (5/10).

Kegiatan yang berlangsung pada 5–7 Oktober 2026 tersebut menjadi ruang bagi kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK untuk mempromosikan produk sekaligus memperluas akses pemasaran. Sebanyak 66 pelaku UMKM turut ambil bagian dalam bazar yang diselenggarakan selama 3 hari tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta Dwi Oktavia dalam sambutannya mengatakan, pemberdayaan keluarga tidak dapat dilepaskan dari upaya membangun kemandirian ekonomi.

Menurutnya, keluarga dengan kemampuan ekonomi yang baik memiliki daya tahan lebih kuat dalam memenuhi kebutuhan pendidikan, kesehatan, pangan, dan kebutuhan dasar lainnya.

“Keberhasilan program ini tidak hanya dapat diandalkan oleh pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Melalui kegiatan ini kami berharap para pelaku UMKM dapat berkembang, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas akses pemasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi DKI Jakarta Hani Pramono Anung mengapresiasi penyelenggaraan PKK Expo 2026. 

"Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi kelompok UP2K PKK untuk menunjukkan kreativitas, mempromosikan produk, sekaligus menggerakkan perekonomian keluarga," katanya.

Hani Pramono juga mendorong para peserta untuk terus berinovasi menghasilkan produk berkualitas serta memanfaatkan teknologi digital dan media sosial agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

"Pembinaan terhadap kelompok UP2K PKK juga diharapkan terus dilakukan secara berkelanjutan,"ujarnya.

Selain bazar, PKK Expo 2026 juga dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara TP PKK Provinsi DKI Jakarta dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta dalam rangka penertiban 1.000 Kartu Identitas Anak (KIA).

"Kerja sama ini menjadi bagian dari kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pemenuhan administrasi kependudukan bagi anak di DKI Jakarta," tandasnya.

Reporter: R Maulana Yusuf & Editor: Andreas Pamakayo
Feature Pak JP Pak JP Pak JP