Kebakaran Landa 52 Bangunan di Kramat Pulo, 340 Jiwa Mengungsi

Sebanyak 52 bangunan hangus terbakar dalam insiden kebakaran yang melanda permukiman padat di Jalan Kramat Pulo Dalam II, RT 014 RW 05, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, pada Kamis (8/10) malam. 

Kejadian yang berlangsung pada pukul 18.30 WIB tersebut mengakibatkan 114 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 340 jiwa harus mengungsi ke tempat penampungan sementara.

Camat Senen Erik A.P menjelaskan bahwa api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 22.00 WIB. Durasi pemadaman yang cukup lama disebabkan oleh kondisi lokasi dan intensitas api.

"Yang kena dampak dari kebakaran itu terdiri dari 52 bangunan, 114 KK, dan 340 jiwa, dengan rincian 178 laki-laki dan 162 perempuan," ujar Erik, Jumat (9/10).

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian, meskipun dugaan awal mengarah pada korsleting listrik.

Menanggapi daruratnya situasi tersebut, Kecamatan Senen bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta segera mendirikan tenda-tenda pengungsian di area RT 014, berdekatan dengan lokasi kejadian untuk memudahkan distribusi bantuan dan pendataan. Selain di tenda darurat, sebagian pengungsi juga menumpang di musala terdekat atau tinggal sementara di rumah kerabat mereka yang tidak terdampak.

Erik menekankan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan kenyamanan dan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi sambil menunggu proses verifikasi data kerugian lebih lanjut. Ia mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan di permukiman padat penduduk.

"Kami menyediakan relokasi untuk pengungsi ada di RT 14 juga, berdekatan dengan lokasi kebakaran. Diduga karena korsleting listrik, tapi ini masih diselidiki oleh pihak kepolisian dan belum ada informasi yang pasti," tambah Erik.

Hingga saat ini, aktivitas di sekitar lokasi kebakaran masih terbatas, dan tim gabungan terus melakukan pendinginan titik panas (hotspot) untuk mencegah terjadinya kebakaran susulan.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Sosial (Kasudinsos) Kota Administrasi Jakarta Pusat Agus Aripianto mengatakan, jajarannya telah mendistribusikan bantuan berupa 500 kotak makanan siap saji, 500 botol air mineral, serta perlengkapan pengungsian seperti tenda dan matras.

"Kami juga berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat dan BAZNAS Bazis DKI Jakarta terkait pemenuhan makanan siap saji sesuai permintaan aparat kewilayahan," jelas Agus.

Untuk sementara waktu, tambah Agus, bantuan pakaian belum terlalu dibutuhkan karena situasi masih dinamis dan kebutuhan dasar pengungsi telah tertangani oleh kepanitiaan yang dibentuk oleh lurah setempat.

Agus memastikan bahwa bantuan akan terus disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan, setidaknya untuk 3 hari pertama atau hingga ada permintaan lebih lanjut dari aparat kewilayahan.

"Prinsipnya kami menyesuaikan dan mendukung perkembangan di kewilayahan. Sementara beberapa keperluan masyarakat masih bisa terpenuhi dan tidak ada yang tidak terakomodir," tuturnya.

Dilanjutkannya, Dinas Kesehatan dan Puskesmas Kecamatan Senen di bawah koordinasi Camat Senen telah melakukan pemeriksaan rutin terhadap para pengungsi, termasuk memberikan perhatian khusus bagi lansia dan kelompok rentan.

"Sementara tidak ada korban jiwa dan terkait dengan keperluan lansia dan lainnya sudah mendapat perhatian juga sesuai dengan tugas-fungsi stakeholder terkait," tutupnya.

 

Reporter: Berlian Sigit & Editor: Andreas Pamakayo
Feature Pak JP Pak JP Pak JP