30 Pasang Nikah Massal di Pasar Tanah Abang, Pemkot Jakpus Gandeng Kemenag dan DKM Fatahillah

Pemerintah Kota (Pemkot)Administrasi Jakarta Pusat berkolaborasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta, dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Fatahillah menggelar acara 'Festival Kawinan Tanah Abang 2026' yang diikuti oleh 30 pasang calon pengantin, Jumat (14/8).

Kegiatan yang berlangsung di Blok B Lantai 12 Pasar Tanah Abang ini merupakan bentuk kolaborasi strategis untuk memfasilitasi pernikahan bagi masyarakat kurang mampu dengan tetap memenuhi syarat syariat dan hukum negara.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Administrasi Jakarta Pusat Ahmad Juhandi menjelaskan, meskipun lokasi kegiatan berada di Jakarta Pusat, peserta tidak hanya berasal dari warga lokal. 

Dari 30 pasangan yang terpilih, sekitar 11 pasang merupakan warga Jakarta Pusat, sementara sisanya berasal dari wilayah lain yang memiliki keterkaitan aktivitas sehari-hari di Pasar Tanah Abang, baik sebagai pedagang maupun buruh.

"Panitia membuka pendaftaran melalui flyer, namun proses seleksi dilakukan secara ketat oleh Kementerian Agama untuk memastikan seluruh pasangan memenuhi ketentuan agama dan negara. Dari banyaknya pendaftar, akhirnya terpilih 30 pasangan yang paling layak," ujar Ahmad.

Ahmad juga menyoroti aspek kemanusiaan dalam kegiatan ini, di mana beberapa calon pengantin wanita yang tidak memiliki wali nasab dibantu melalui mekanisme wali hakim yang difasilitasi oleh Kementerian Agama. Hal ini bertujuan untuk memberikan ketenangan batin dan kepastian hukum bagi para mempelai.

"Sebagai bentuk dukungan, panitia telah menyediakan berbagai bantuan, termasuk mahar berupa emas seberat 1 gram untuk setiap pasangan," tambah Ahmad.

"Alhamdulillah dengan dukungan berbagai pihak, kegiatan ini berjalan lancar. Ini adalah wujud kepedulian kami untuk membantu masyarakat mewujudkan rumah tangga yang sah dan berkah," ucapnya.

Sementara itu, Ichwan Pratama Zalaludin dan Ratih Subeno yang merupakan salah satu dari 30 pasangan yang mengikuti Festival Kawinan Tanah Abang 2026, mengungkapkan rasa syukur mereka atas kesempatan emas yang diberikan oleh panitia. 

Pasangan ini mengetahui informasi kegiatan tersebut melalui media sosial dan rekomendasi teman, sebelum akhirnya berhasil mendaftar meski kuota hampir penuh.

Ichwan menceritakan proses pendaftarannya yang cukup dinamis. Setelah mendapatkan kontak panitia melalui aplikasi WhatsApp, ia diminta untuk datang langsung ke Masjid Fatahillah di Blok B Lantai 12, Pasar Tanah Abang.

"Saat saya datang jam 4 sore, ternyata masih tersisa 5 kuota. Panitia menghubungi saya dan menyisakan satu slot terakhir dengan catatan calon istri harus segera hadir untuk mengurus berkas," ucap Ichwan kepada Tim Kominfotik Jakpus.

Bagi Ichwan, ini adalah kesempatan emas dan bagian dari kebahagiaan yang paling istimewa. Prosesnya mungkin agak sulit, tapi semua terbayar dengan kemudahan yang diberikan panitia.

Ichwan juga berharap agar festival serupa dapat terus diselenggarakan setiap tahunnya untuk membantu pasangan lain yang ingin menikah tanpa terkendala biaya atau prosedur yang berbelit.

"Semoga ke depannya acara ini terus ada, supaya bisa membantu teman-teman lain yang ingin menikah namun merasa dipersulit oleh keadaan. Di sini, semuanya dipermudah," tutupnya.

Reporter: Berlian Sigit & Editor: Andreas Pamakayo
Feature Pak JP Pak JP Pak JP