Manfaatkan Lahan Terbatas, Ketua TP-PKK Jakpus Apresiasi Inovasi Pangan Sehat di Kelurahan Pasar Baru

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Administrasi Jakarta Pusat Witri Yenny Arifin mengapresiasi inovasi pemanfaatan lahan terbatas yang dilakukan oleh perangkat Kelurahan Pasar Baru bersama kader PKK setempat. 

Dalam kunjungannya, Witri meninjau langsung berbagai fasilitas di area pekarangan kelurahan. Ruang publik yang semula terbatas kini disulap menjadi area produktif yang mencakup budidaya burung hias (aviary), tanaman hias, kolam gizi (ikan lele dan nila), hidroponik sayuran, budidaya maggot dan ikan cupang, hingga bank sampah.

"Dari awal masuk nuansanya sudah membuat ceria dan bahagia, disambut dengan Comel Band. Lingkungan ini walaupun kecil dan sempit, tapi manfaatnya sangat banyak dan variatif membuktikan bahwa keterbatasan lahan perkotaan bukan alasan untuk tidak produktif jika ada kemauan dan aksi nyata," ujar Witri, saat menghadiri kegiatan Panen Telur Sehat, di halaman belakang Kantor Lurah Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (22/5).

Salah satu program unggulan yang ditinjau adalah peternakan ayam petelur. Witri menekankan pentingnya asupan protein hewani dari telur untuk mendukung tumbuh kembang dan kecerdasan anak. 

"Saya berharap inovasi ini dapat terus memberikan dampak nyata bagi warga sekitar, khususnya anak-anak stunting binaan," ucapnya didampingi Ketua TP-PKK Kecamatan Sawah Besar Niar Ari Sonjaya.  

Selain isu ketahanan pangan dan stunting, Witri memanfaatkan momentum ini untuk mengingatkan pentingnya program Gubernur terkait pengolahan sampah. 

Ia menginstruksikan kepada TP-PKK Kecamatan dan Kelurahan untuk menggerakkan kader-kader di tingkat RW guna menggalakkan gerakan pemilahan sampah langsung dari tingkat rumah tangga.

Witri menjabarkan pentingnya memisahkan empat jenis sampah utama, memilah sampah botol/anorganik untuk disalurkan ke bank sampah, hingga mekanisme pembuangan sampah berukuran besar (seperti kasur dan sofa) melalui koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta (DLH).

"Kondisi TPST Bantar Gebang sudah dalam kondisi darurat. Kita harus bergerak bersama untuk mengurangi beban di sana. Jika tidak dipilah dari sekarang, sampah akan menumpuk di lingkungan kita sendiri dan kita pula yang menerima dampaknya. Ibu-ibu PKK memiliki peran yang sangat urgen dalam hal ini," tegas Witri.

Ketua TP-PKK Jakarta Pusat juga menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada jajaran kecamatan, kelurahan, serta seluruh kader yang telah berkolaborasi. 

"Pemanfaatan maksimal dari lahan yang terbatas ini telah mencapai asas kemanfaatan yang luar biasa bagi kemaslahatan masyarakat Pasar Baru," ujarnya. 

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kelurahan Pasar Baru Delli Ayuningtias menjelaskan bahwa peternakan mini ini diinisiasi langsung oleh jajarannya untuk membantu pemenuhan gizi anak-anak stunting di wilayah Pasar Baru.

"Terdapat sembilan ekor ayam yang rutin dipanen telurnya hampir setiap hari. Seluruh ekosistem di pekarangan ini saling berkesinambungan; misalnya, budidaya maggot dimanfaatkan secara mandiri sebagai pakan alternatif untuk ayam dan ikan lele," tandas Delli didampingi Lurah Pasar Baru Ikhwan Julio Akbar.

Reporter: Dwi Arif & Editor: Andreas Pamakayo
Feature Pak JP Pak JP Pak JP