Loading
Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Administrasi Jakarta Pusat mengadakan sosialisasi terkait peningkatan kewaspadaan ancaman terorisme dan radikalisme tahun 2026.
Kegiatan ini dibuka langsung Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin didampingi Kepala Suban Kesbangpol Kota Administrasi Jakarta Pusat Sony Triwibawa, di Ruang Serbaguna Utama, Kantor Walikota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang I, Gambir, Senin (25/5).
Arifin mengapresiasi inisiasi Kesbangpol dalam melakukan sosialisasi dan edukasi bagi para siswa-siswi SMA di wilayah Kota Administrasi Jakarta Pusat.
"Sosialisasi dan edukasi ini sangat bagus karena siswa-siswi akan tahu bagaimana menangkal atau mencegah paham radikalisme dan terorisme masuk," katanya.
Menurut Arifin, generasi muda sebagai penerus bangsa harus dibekali dalam menjaga Bhineka Tunggal Ika, Pancasila, Tanah Air dengan beragam suku bangsanya.
"Siswa-siswi diharapkan harus punya kemampuan untuk bisa melawan paham yang bertentangan dengan Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila," tuturnya.
Baca Juga:
Kesbangpol Jakpus Sosialisasi Cegah Tawuran Pelajar
Sementara itu, Kepala Suban Kesbangpol Kota Administrasi Jakarta Pusat Sony Triwibawa menambahkan, sosialisasi dan edukasi ini diikuti 100 peserta dari tujuh sekolah tingkat SMA serta Madrasah di Wilayah Jakarta Pusat.
"Maksud kegiatan untuk mendeteksi, dan mencegah penyebaran radikalisme dan terorisme di lingkungan sekolah. Diharapkan sekolah selalu menanamkan nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika," ucapnya.
Narasumber yang dihadirkan pada kegiatan ini Kasatgaswil Provinsi DKI Jakarta Densus AT 88 Polri, Pembina Yayasan Forum Komunikasi Aktivis Akhlakulkarimah Indonesia (FKAAI), para kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru pendamping.