Tim Gabungan Lakukan Pembinaan dan Penilaian Calon Adiwiyata di Dua Sekolah Wilayah Kecamatan Gambir

Tim Penilai Adiwiyata Tingkat Kota Jakarta Pusat mendatangi dua sekolah SDN Duri Pulo 08 dan SMPN 94 Petojo Selatan di wilayah Kecamatan Gambir, Rabu (22/4).

Tim Penilai Perwakilan Sudin LH Kota Administrasi Jakarta Pusat Agung Suwardiana mengatakan, sama seperti tinjauan sebelumnya tujuan dari Adiwiyata ini bukanlah perlombaan untuk mencari pemenang, namun lebih dari itu yakni, sebagai wadah untuk mengubah perilaku hidup cinta lingkungan, terutama di lingkungan sekolah.

“Sekarang kondisi TPA Bantargebang sedang tidak baik-baik saja artinya mulai memasuki lampu kuning untuk menjadi TPA sampah warga Jakarta. Agustus mendatang mulai ada pembatasan untuk membuang sampah di sana,” ujarnya.

“Adiwiyata ini pula hadir sebagai pembentuk identitas cinta lingkungan di sekolah, bahwasanya sebisa mungkin sampah yang keluar dari sekolah merupakan sampah akhir yang tidak bisa didaur ulang,” pesannya.


Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Duri Pulo 08 Supriyati mengaku sangat senang dan mendukung dengan adanya program Adiwiyata ini.

“Program adiwiyata bagi kami bukan sekedar penilaian melainkan proses pendidikan yang menanamkan nilai-nilai ekologis, tanggung jawab sosial, serta kesadaran kolektif untuk menjaga keberlanjutan lingkungan, serta pengelolaan sarana dan prasarana yang berwawasan lingkungan,” ungkapnya.

"Saya berharap verifikasi lapangan ini tidak hanya menjadi bagian dari proses evaluasi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran dan penguatan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas implementasi pendidikan lingkungan hidup di sekolah," harapnya.

Reporter: Malik Maulana & Editor: Andreas Pamakayo
Feature Pak JP Pak JP Pak JP