Baznas Bazis Jakpus Gelar Pelatihan UPZ

Baznas Bazis Kota Jakarta Pusat melaksanakan pelatihan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) kepada 25 Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang telah mengantongi izin dari Baznas Bazis DKI Jakarta, Selasa (8/9). 

Sekretaris Kota (Sekko) Administrasi Jakarta Pusat Denny Ramdany mengatakan, UPZ sebagai bagian dari sistem pengelolaan zakat nasional yang dibentuk oleh Baznas Bazis untuk membantu pengumpulan zakat, Infak dan sedekah (ZiS) di masjid, musala, instansi, lembaga maupun lingkungan kerja. 

"UPZ berfungsi sebagai perpanjangan tangan Baznas dalam menghimpun dana umat, namun tidak memiliki kewenangan mendistribusikan zakat secara langsung," ujarnya. 

Denny mengungkapkan, bicara tantangan Kota Jakarta Pusat tidak hanya soal pembangunan fisik, tapi juga pembangunan mental dan spiritual. 

"Melalui pengelolaan zakat yang profesional, transparan dan akuntabel, kita dapat menghadirkan solusi nyata bagi persoalan kemiskinan, pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi umat," ungkapnya. 

Ia berharap pengurus UPZ masjid, musala, instansi dan lembaga dapat memanfaatkan pelatihan dengan sebaik - baiknya. Jadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk meningkatkan kapasitas, memperkuat koordinasi dengan Baznas Bazis serta menumbuhkan inovasi dalam pengelolaan zakat. 

"Sehingga zakat tidak sekadar kewajiban, tetapi juga menjadi gerakan sosial yang membawa kebersihan bagi warga Jakarta Pusat," paparnya. 

Sementara itu, Koordinator Baznas Bazis Jakarta Pusat Muhammad Raja Zamzami menjelaskan, sebanyak 25 lembaga maupun masjid yang telah ditetapkan sebagai UPZ mengikuti pelatihan atau bimbingan teknis pengumpulan zakat. 

"Pelatihan bertujuan agar 25 lembaga dan masjid yang sudah ditetapkan sebagai UPZ di Jakarta Pusat mampu mengelola ZIS. Idealnya memiliki rencana pengumpulan dan program kerja," jelasnya. 

Ia menambahkan, pelatihan ini sangat strategis untuk memperkuat tata kelola ZIS di Jakarta Pusat karena UPZ merupakan instrumen pemberdayaan sosial yang mampu menghadirkan keadilan, mengurangi kesenjangan serta menumbuhkan semangat kepedulian di tengah masyarakat. 

"Baznas Bazis Jakarta Pusat menargetkan pengumpulan ZIS sekitar Rp49 miliar selama tahun 2026," tandasnya.

Reporter: Muhammad Aulia & Editor: Andreas Pamakayo
Feature Pak JP Pak JP Pak JP