Hadiri Pengukuhan Pengurus Muaythai, Wakil Wali Kota Sampaikan Tiga Poin Strategis

Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Eric PZ Lumbun menghadiri pelantikan dan pengukuhkan Pengurus Kota Muaythai Indonesia Jakarta Pusat masa bakti 2026-2030 di Ruang Serbaguna Utama, kantor walikota setempat, Rabu (19/8).

Dalam sambutannya, Eric menyampaikan tiga poin strategis yang menjadi titipan utama kepada pengurus yang baru dilantik. 

"Pertama adalah pembinaan prestasi. Hal ini perlu dilakukan untuk mendorong agar Jakarta Pusat dapat mencetak atlet-atlet Muaythai yang tidak hanya tangguh di atas ring, tetapi juga memiliki karakter kuat serta mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional dan internasional," ujar Eric. 

Kedua, lanjut Eric, pembinaan usia dini. Pengembangan Muaythai harus digalakkan sejak dini melalui sekolah-sekolah dan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di delapan kecamatan. Langkah ini bertujuan menjadikan Muaythai sebagai wadah positif untuk menyalurkan energi remaja, sekaligus mencegah mereka dari jeratan narkoba, tawuran, dan pergaulan negatif.

"Ketiga adalah sinergi dan kolaborasi. Pemkot Jakarta Pusat menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh kegiatan Muaythai melalui kolaborasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Suku Dinas Pemuda dan Olahraga (Sudin Pora), hingga jajaran kecamatan dan kelurahan," tambah Eric.

Pada kesempatan ini, Eric juga menyarankan agar pengurus membuka ruang latihan yang aman, menggelar kejuaraan antarkecamatan, serta melibatkan pelaku UMKM dalam setiap event untuk menggerakkan ekonomi kreatif.

"Tugas pemerintah sudah jelas, yaitu mendukung. Sekarang giliran pengurus bekerja dengan solid, transparan, dan memiliki program kerja yang jelas," tegasnya.

Eric juga berpesan kepada para pelatih dan atlet, untuk tetap menjaga sportivitas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Muaythai, yakni rasa hormat, kedisiplinan, dan sikap pantang menyerah.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai DKI Jakarta Sylviana Murni mengapresiasi dukungan penuh Pemkot Jakarta Pusat yang telah memfasilitasi kegiatan pelantikan tersebut.

"Kita tidak ingin organisasi hanya aktif saat ada pertandingan. Kita ingin pembinaan berjalan berkelanjutan. Saya mendapat masukan bahwa daya tahan (endurance) dan fisik atlet kita masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, latihan fisik yang intensif sangat diperlukan," ujar Sylviana.

Selain aspek fisik atlet, Sylviana juga menyoroti peran krusial pelatih dan wasit. Menurutnya, profesionalitas hasil pertandingan sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang mengelola teknis olahraga tersebut. Peningkatan kompetensi melalui pelatihan bersertifikat menjadi kunci agar Muaythai Jakarta dapat bersaing secara fair dan berkualitas.

"Sekali lagi, ini butuh kerja keras. Dengan kerja keras, kita bisa menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Ini adalah awal momentum untuk membangun organisasi yang kuat dan membawa Muaythai Jakarta menuju prestasi mendunia," tambahnya.

Sylviana juga menyampaikan pesan ringan namun bermakna kepada Ketua Pengkot Muaythai Jakarta Pusat yang baru dilantik.

"Saya bangga istri ketua hadir, artinya siap mendukung penuh. Jalankan amanah ini dengan solid, berprestasi, dan mari kita majukan Muaythai bersama-sama," tutup Sylviana.

Reporter: Berlian Sigit & Editor: Andreas Pamakayo
Feature Pak JP Pak JP Pak JP