Loading
Sebanyak 68 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jakarta Pusat masa khidmat 2026-2031 resmi dilantik di salah satu hotel kawasan Kecamatan Sawah Besar, Senin (24/8).
Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin mengucapkan selamat untuk para pengurus baru seraya berpesan agar dapat mengemban amanat dengan baik, bijak, dan penuh dengan loyalitas bukan hanya untuk organisasi akan tetapi untuk umat.
“Alhamdulillah saya hidup di tengah lingkungan betawi dan biasanya betawi itu identik dengan NU. Jadi sejak kecil saya diajarkan oleh orang tua cara-cara ibadah ala NU. Ke depannya kita dari Pemkot siap berkolaborasi dengan PCNU,” ujarnya, didampingi Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat (Asminkesra). Sekko Jakarta Pusat Nurhidayat.
Menyoal program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Arifin menambahkan, bukan hanya berkomitmen dalam hal pembangunan fisik maupun infrastruktur kota saja, akan tetapi juga memberi dukungan penuh dalam hal pembangunan SDM yang ada di Jakarta.
“Di Jakarta ini hadir dari yang kurang mampu dan juga yang berkecukupan sekali, atas dasar hal tersebut dalam menjangkau kualitas SDM yang mumpuni dalam hal pendidikan, Pemprov Jakarta memberikan program KJP bagi 707.000 bagi mereka yang penerima manfaat bantuan, selain itu pula ada KJMU untuk mahasiswa sebanyak 15.000an penerima manfaat,” tuturnya.
Selain itu, tambah Arifin, Pemerintah Provinsi juga telah melakukan pembebasan ijazah bagi sekitar 6000-an pelajar kurang mampu diseliruh Jakarta, baik tingkat dasar, menengah maupun atas.
Hadir dalam kegiatan ini Ketua PBNU Pusat KH. Yahya Cholil Tsaquf serta para ulama masyhur lainnya yang berasal dari Jakarta Pusat.