Loading
Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) berkolaborasi dengan Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) mengadakan seminar dan lokakarya (semiloka) mengunjungi pusat sejarah dan edukasi ke Kota Cirebon, Jawa Barat.
Ketua TP PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat Witri Yenny Arifin mengatakan, kegiatan ini dalam rangka memperkuat silaturahim sekaligus menimba ilmu terkait pengolahan sampah dari kulit kerang.
Dilanjutkan Witri, pelaksanakan semiloka ini dengan kunjungan ke Istana Kerajinan Kerang Multi Dimensi yang berlokasi di Cirebon Barat, serta melewati beberapa objek sejarah yang ada di Kota Cirebon.
“Kita bersama-sama melihat Istana Kerang, di sana limbah kerang yang notabene jadi sampah, disulap menjadi buah karya yang bernilai harganya, bahkan pasar penjualannya tembus untuk dikirim ke negara lain,” tuturnya.
“Kita juga ikut belajar membuat prakarya bingkai foto dan dihias sekelilingnya dengan limbah kerang, di sini dilhat seberapa kreativitasnya tangan kita dalam meletakan kulit kerang tersebut,” ujarnya.
Dari hasil semiloka ini, Witri berharap ada nilai positif yang dapat diduplikasi di Jakarta Pusat. Seperti pengolahan hasil limbah plastik ataupun limbah anorganik lainnya. Sehingga dari masalah sampah, dapat menjadi ladang tambahan untuk penghasilan.
“Semiloka ini kita adakan dua hari yaitu dari tanggal 23 hingga 24 Juli 2026 dengan pesertanya berasal dari Ketua TP PKK Tingkat Kecamatan dan juga para pengurus PKK Tingkat Kota,” tutupnya.