Loading
Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin mendampingi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri Jazz Goes To Campus (JGTC) The City Series di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Jumat (31/7) malam.
Dalam sambutannya, Pramono Anung mengajak penyelenggara Jazz Goes To Campus (JGTC) untuk memperluas penyelenggaraan festival musik tersebut menjadi lima seri pada tahun depan sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 atau 5 Abad Kota Jakarta.
Ia mengusulkan agar pertunjukan digelar di lima wilayah Jakarta, yakni Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan.
"Tahun depan Jakarta itu lima abad. Saya meminta apakah bersedia series-nya menjadi lima. Untuk tampil di lima wilayah Jakarta. Kerja sama dengan DKI Jakarta pasti aman dan nyaman. Saya yakin ini akan menjadi acara yang sangat seru," ujar Pramono.
Pramono juga mengungkapkan kedekatannya dengan musik jazz. Ia mengaku bersama istrinya merupakan penggemar grup musik Karimata dan Krakatau yang merupakan dua grup musik jazz fusion legendaris yang populer sejak era 1980-an.
"Maka sekali lagi mudah-mudahan malam ini kita semua bisa menikmati acara Jazz Goes to Kampus seri kedua Tahun ke-49," ucapnya.
Dalam kesempatan ini, Gubernur Pramono juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global. Menurutnya, Jakarta kini tidak lagi hanya bersaing dengan kota-kota di kawasan Asia Tenggara, tetapi juga membandingkan diri dengan kota-kota dunia seperti New York, Shanghai, Beijing, Paris, dan London.
Pramono menyebut berbagai indikator menunjukkan peningkatan daya saing Jakarta, termasuk dalam pengembangan transportasi dan penyediaan ruang publik yang semakin terbuka bagi masyarakat.
"Yang paling penting bagi saya adalah ruang publik seperti ini harus kita buka seluas-luasnya agar masyarakat bisa menikmati berbagai kegiatan seni dan budaya," katanya.
Sementara itu, Penggagas Jazz Goes To Campus Chandra Darusman menyampaikan apresiasi kepada seluruh musisi, pencipta lagu, dan masyarakat yang telah mendukung penyelenggaraan JGTC The City Series.
Ia menjelaskan bahwa konsep The City Series merupakan inovasi dengan membawa Jazz Goes To Campus yang selama ini identik dengan lingkungan kampus ke ruang-ruang publik di Jakarta.
"Biasanya JGTC diselenggarakan di kampus. Kali ini kami membawa jazz ke tengah kota, sehingga diberi nama The City Series. Ini merupakan penyelenggaraan yang kedua, dan JGTC utama akan kembali digelar pada bulan November," ujar Chandra.
Chandra berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari perayaan menuju 500 tahun Kota Jakarta sekaligus 50 tahun Jazz Goes To Campus yang akan diperingati pada 2027.
Ia pun mengajak masyarakat untuk menikmati pertunjukan musik sekaligus memeriahkan momentum bersejarah tersebut melalui berbagai kegiatan seni dan budaya di Ibu Kota.