Loading
Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin menjenguk anak W (6) penyintas perundungan di kediaman neneknya yang berlokasi di Jalan Anyer 15, Jumat (12/6).
Anak W sebagai pihak yang dirundung yang dilakukan oleh dua remaja di Taman Kramat Pulo. Ia ditemukan pingsan akibat tersengat listrik di salah satu tiang di dalam areal Taman tersebut. Setelahnya korban dilarikan ke RSCM untuk mendapatkan pertolongan medis pada Minggu silam.
Keceriaan di raut wajah W terlihat saat Arifin datang untuk melihat kondisi pemulihan kesehatannya,.
Wali Kota bersyukur atas kondisi kesehatan W yang semakin membaik.
"Alhamdulilah, saya sempat bercengkrama dengan W yang terlihat ceria. Senang berinteraksi saat kami datang ke rumahnya, Insya Allah, kesehatan ananda semakin membaik," ujar Arifin.
Arifin juga telah mengintruksikan kepada Tim Medis Puskesmas Kecamatan Menteng untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan fisik anak W.
"Termasuk saya minta tim psikolog dari rumah sakit untuk terus melakukan pemulihan psikis W. Kami juga memberikan sedikit bantuan bagi orang tuanya untuk membantu selama proses pemulihan," imbuhnya.
Arifin melanjutkan, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung sudah menegaskan tidak ada ruang untuk kasus perundungan di Kota Jakarta. Untuk itu, Arifin meminta warga Jakarta Pusat khususnya para orang tua memberikan edukasi agar tidak melakukan aksi perundungan.
"Saya juga sudah mengintruksikan kepada jajaran terkait baik itu Sudin Tamhut dan Satpol PP, termasuk pengurus lembaga masyarakat di Jakarta Pusat secara rutin melakukan pengawasan di ruang publik agar kasus serupa tidak terulang kembali,” tutupnya.