Loading
Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat bersinergi dengan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan Seminar Literasi Digital Jakarta SOLID (Sadar Olah Literasi Digital) bertajuk "Cerdas Berdigital, Bijak Bermedia: Membangun Masyarakat Kreatif Menuju Jakarta Kota Global".
Wakil Wali (Wawali) Kota Administrasi Jakarta Pusat Eric PZ Lumbun mengatakan, di tengah era transformasi digital yang bergerak sangat cepat. Teknologi informasi bukan lagi sekadar alat bantu melainkan sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari urat nadi kehidupan masyarakat, terlebih bagi yang tinggal di jantung Ibu Kota.
"Ruang digital kita hari ini masih dipenuhi oleh berbagai tantangan. Penyebaran hoaks, disinformasi, hingga fenomena cyberbullying masih sering kita jumpai, maka perlu literasi digital dalam memahami informasi melalui teknologi digital," ujarnya.
Menurut Eric, tema kali ini sangat relevan bagi para ASN karena literasi digital adalah kunci untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih cepat, adaptif, dan transparan.
"Tema ini juga sangat tepat dan relevan untuk para kader dasawisma karena kepiawaian digital sangat penting untuk membentengi keluarga dari pengaruh negatif internet, sekaligus menjadi agen penyebar informasi pembangunan yang valid di tingkat akar rumput," ucapnya.
Kemudian bagi generasi muda (karang taruna dan mahasiswa), tambah Eric, ruang digital adalah panggung kreativitas.
"Gunakan jempol kalian untuk melahirkan karya, inovasi, dan kolaborasi positif, bukan untuk menyebar ujaran kebencian. Tidak menutup kemungkinan, literasi digital ini juga cocok untuk disimak oleh para LMK, FKDM, RT/RW, dan admin media sosial karena literasi digital adalah instrumen penting untuk mendeteksi dini penyebaran hoaks dan provokasi di dunia maya, sehingga kita bersama-sama dapat mencegah potensi konflik dan menjaga kondusivitas wilayah Jakarta Pusat sekaligus menjadi corong yang transparan untuk mensosialisasikan program-program pembangunan kelurahan kepada masyarakat," kata Eric.
Eric berharap, semua peserta yang mengikuti seminar ini dapat memetik ilmu sebanyak-banyaknya dari para narasumber. Mari jadikan internet dan media sosial sebagai ruang yang ramah, aman, dan produktif untuk saling mengedukasi serta komunikasi yang sehat.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Informasi Publik (IP) Diskominfotik Provinsi DKI Jakarta Syali Gestanon mengungkapkan, literasi digital ini menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat.
"Jika masyarakat tidak memahami dunia digital maka hanya dampak negatifnya saja yang mereka dapatkan, oleh karena itu tujuan kami menggelar seminar literasi digital untuk memberikan pemahaman, dan mengedukasi masyarakat dalam memilah informasi," ungkapnya.
"Bapak dan ibu yang saya hormati, mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, serta para pelaku kreatif digital dalam membangun ekosistem digital Jakarta yang aman, sehat, kreatif, inklusif, dan beretika," tuturnya.