Loading
Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat menargetkan pengumpulan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Tahun 2026 sebesar 5,5 miliar.
Demilian dikatakan Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin saat membuka Peluncuran Bulan Dana PMI Tingkat Kota Jakarta Pusat dan pengukuhan Panitia Bulan Dana PMI, di Ruang Serbaguna Utama PTSP, Kantor Walikota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang I, Gambir, Kamis (3/9).
"Target PMI pada tahun 2026 ini menetapkan Rp5,5 miliar, tetapi potensinya mudah-mudahan melampaui angka tersebut, bisa Rp6 miliar," ucap Arifin.
Dilanjutkannya, PMI sebagai mitra pemerintah dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kehadirannya sangat dirasakan oleh masyarakat.
"Kehadiran PMI dalam masyarakat ketika mengalami musibah seperti, kebakaran, pelayanan kesehatan, bantuan sosial, pembinaan PMR serta relawan merupakan bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat Jakarta,” katanya.
Arifin juga mengimbau kepada masyarakat agar dapat mengantisipasi oknum-oknum yang memanfaatkan Bulan Dana PMI untuk kepentingan pribadi.
Sementara itu, Ketua PMI Kota Jakarta Pusat Asep Djuanda ingin menjadikan bulan dana PMI ini sebagai gerakan bersama karena kemanusiaan adalah tanggung jawab bersama.
“Dana yang terkumpul nantinya akan dialokasikan untuk memperkuat layanan kemanusiaan seperti, penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, pelayanan sosial serta penyediaan darah,”pungkasnya.