Loading
Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin meminta kepada jajaranya untuk mengoptimalkan dalam menindaklanjuti pengaduan warga.
Demikian dikatakannya saat memimpin apel rutin di halaman Kantor Walikota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang I, Gambir, Senin (13/4).
"Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat bekerjalah secara transparan, benar, bertanggung jawab, dan akuntabel guna merespon semua pengaduan warga," katanya.
Dilanjutkan Arifin, beberapa waktu lalu sempat viral di media sosial perihal tindak lanjut penyelesaian pengaduan warga yang menggunakan kecerdasan buatan AI dan ini tidak diperbolehkan di Jakarta Pusat.
"Saya sudah meminta seluruh pimpinan agar kebohongan publik ini tidak boleh terjadi di Jakarta Pusat,' tuturnya.
Untuk itu, ia meminta seluruh pimpinan di 44 kelurahan dan delapan kecamatan se-Jakarta Pusat melakukan pengawasan terkait tindaklanjut pengaduan warga.
"Kata kunci yang utama harus ada kesadaran dari seluruh pemangku kepentingan mulai dari pimpinan hingga petugas lapangan bahwa masyarakat membutuhkan solusi penyelesaian pengaduan secara benar, bukan menggunakan foto yang direkayasa," tegasnya.
Selain itu, Arifin mengajak ASN Jakarta Pusat bekerja merespon pengaduan warga dengan bukti kerja yang benar sehingga bermanfaat bagi warga yang melaporkan.