Loading
Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin meminta para lurah untuk memaparkan progres pemilahan sampah di wilayahnya masing-masing pada setiap minggunya.
Demikian dikatakan Arifin saat rakorwil, di Ruang Pola Kantor Walikota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang I, Gambir, Selasa (12/5) kemarin.
"Nanti akan saya buatkan jadwal setiap minggunya untuk para lurah memaparkan progres pemilahan sampah di wilayahnya masing-masing," ucapnya.
Ia juga sudah menugaskan kepada asisten perekonomian dan pembangunan untuk dibuatkan jadwal agar setiap minggunya para lurah memaparkan rencana aksi pemilahan sampah di wilayahnya masing-masing.
Selain itu, Arifin juga meminta kepada jajaran suku dinas untuk segera bergerak melakukan pemilahan sampah.
"Saya minta teman-teman suku dinas juga ikut bergerak melakukan pemilahan sampah, kalian harus bisa menjadi contoh untuk teman-teman yang ada di kelurahan maupun kecamatan," kata Arifin.
Dilanjutkannya, kantor Walikota Jakarta Pusat juga harus segera bergerak untuk melakukan pemilahan sampah. "Saya tugaskan, di kantor walikota juga harus jadi contoh, saya gak mau jadi pemimpin yang cuman merintah-merintah doang kepada lurah dan camat," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Arifin mengingatkan kembali kepada para peserta rapat bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pembatasan sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang pada 1 Agustus 2026 mendatang.
"Jadi, sebelum dibuang ke Bantargebang sampah-sampah rumah tangga dari DKI Jakarta harus dilakukan pemilahan terlebih dahulu. Karena sampah yang boleh masuk ke Bantargebang hanyalah sampah residu," tuturnya.