Loading
Kelurahan Karang Anyar mendistribusian bantuan sosial (Bansos) dari Perum Bulog berupa 30 kilogram beras per keluarga sekaligus aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) Dukcapil Kecamatan Sawah Besar bagi warga.
Lurah Karang Anyar Matani mengatakan, pembagian bantuan beras ini sudah berlangsung dari hari Kamis (10/9) dan rencananya akan selesai pada hari Selasa (15/9).
"Kelurahan Karang Anyar mendapatkan 2.845 bantuan beras dari bulog, masing-masing penerima mendapatkan 30 kilogram, itu untuk hitungan bulan Juli, Agustus, dan September,” kata Matani di Halaman Kantor Lurah Karang Anyar, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (11/9).
"Untuk data penerima bantuan ini kita mendapatkan dari Kemensos, jadi tugas kelurahan hanya menyalurkan sesuai data yang ada dengan sistem berdasarkan undangan dengan pembagian empat RW per hari sebagai antisipasi terlalu ramainya warga mengantre," imbuhnya.
Dengan adanya bansos ini, Matani berharap, warga Karang Anyar dapat terbantu ekonominya terkait bantuan pokok berupa beras sehingga selama tiga bulan ke bdepan tercukupi.
Aktivasi IKD
Sementara, Kepala Sektor (Kasektor) Dukcapil Kecamatan Sawah Besar Suryanti menjelaskan, terkait aktivasi IKD dalam upaya percepatan pencakupan Identitas Kependudukan Digital.
"Untuk itu, kami berkolaborasi dengan kegiatan pembagian bansos Kelurahan Karang Anyar, karena ada target 50 persen yang ditentukan dari Kemendagri," jelas Suryanti.
Menurutnya, di Kecamatan Sawah Besar ini aktivasi IKD sudah mencapai 36 persen secara keseluruhan sedangkan wilayah Karang Anyar 38,67 persen yang artinya kurang 12 persen.
"Yang dibutuhkan dalam aktivasi IKD ini cukup menggunakan handphone serta KTP fisik, dan dibantu oleh petugas Dukcapil,” ucapnya.
Sebagai informasi, langkah-langkah aktivasi IKD ini cukup mudah dengan mendownload aplikasi di gawai lalu isi biodata seperti, NIK, email, nomor telepon, verifikasi wajah, dan akan mendapatkan barcode dari petugas Dukcapil.