Saluran Diperlebar dan Diperdalam, Warga Cempaka Baru Siap Hadapi Musim Hujan Tanpa Genangan

Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kota Administrasi Jakarta Pusat melaksanakan normalisasi saluran drainase di lima titik lokasi wilayah Kelurahan Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran sebagai tindak lanjut usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang), Jumat (06/11/2026).

Proyek infrastruktur ini bertujuan memperlebar dan memperdalam saluran yang sebelumnya sempit serta terbuka guna mencegah genangan air saat musim penghujan tiba, sekaligus mendukung implementasi Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pemilahan Sampah dari Sumber.

Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan Kelurahan Cempaka Baru Wintha Frilliana mengatakan, pekerjaan normalisasi saluran air ini mencakup Jalan Remaja 2 sepanjang 278 meter (meliputi RT 3, 4, dan 5 RW 8), Jalan Cempaka Sari 1 sepanjang 426 meter (RT 7 dan RT 9 RW 1), Jalan Cempaka Baru Barat 3 sepanjang 562 meter (RW 6 dan RW 7), Jalan Cempaka Baru 3 sepanjang 652 meter (RW 6 dan RW 7), serta Jalan Cempaka Baru 7 sepanjang 757 meter di wilayah RW 7.

"Kondisi eksisting saluran sebelum dinormalisasi memiliki dimensi kecil dan sistem terbuka, sehingga rentan tersumbat akibat perilaku warga yang membuang sampah langsung ke dalam saluran. Fenomena genangan yang terjadi pada awal Januari 2026 menjadi pemicu utama percepatan penanganan infrastruktur ini agar aktivitas masyarakat tidak terganggu ketika curah hujan meningkat," tuturnya.

Pihak kelurahan juga, lanjut Wintha, mengimbau warga untuk turut menjaga keberlanjutan fungsi saluran dengan mematuhi Ingub Nomor 5 Tahun 2026. 

Wintha menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam melakukan pemilahan dan pengolahan sampah sejak dari rumah tangga masing-masing. Langkah preventif ini dinilai krusial agar investasi infrastruktur drainase tidak sia-sia akibat penyumbatan berulang oleh limbah domestik.

"Respons positif dari warga terhadap program normalisasi ini menunjukkan kesadaran akan pentingnya sanitasi lingkungan yang layak. Sinergi antara perbaikan infrastruktur fisik oleh pemerintah daerah dan perubahan perilaku masyarakat diharapkan mampu menciptakan ketahanan wilayah Cempaka Baru terhadap dampak perubahan iklim dan cuaca ekstrem di masa mendatang," tutupnya.

Reporter: Berlian Sigit & Editor: Andreas Pamakayo
Feature Pak JP Pak JP Pak JP