Loading
Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Sekko Administrasi Jakarta Pusat Suprayogie meresmikan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kartini di Balai Warga RW 06, Kelurahan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Rabu (2/9).
Suprayogie mengatakan, pembentukan KKMP Kartini bertujuan untuk memperkuat ketahanan ekonomi warga melalui penyediaan barang kebutuhan pokok dengan harga yang kompetitif.
"Peresmian ini menambah jumlah KKMP yang aktif di wilayah Jakarta Pusat menjadi 42 unit dari total target 44 koperasi di seluruh kelurahan. Saya harap koperasi ini mempunyai daya tahan yang tangguh dan bisa lebih maju mengingat anggotanya saat ini sudah lumayan banyak," ujar Suprayogie.
Suprayogie menekankan pentingnya peran strategis pengurus, pengawas serta koordinator di tingkat RW dalam mempublikasikan keberadaan koperasi tersebut kepada masyarakat luas.
Menurutnya, potensi keberhasilan belanja warga di KKMP sangat tinggi selama pengelola mampu mempertahankan harga yang rational dan terjangkau bagi pemenuhan kebutuhan sehari-hari.
"Terkait pemenuhan target wilayah, Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat optimistis mampu meresmikan dua KKMP tersisa sehingga mencapai total 44 unit pada akhir tahun 2026," tambah Suprayogie.
Suprayogie mengungkapkan, untuk menjaga keberlanjutan operasional seluruh KKMP yang telah diluncurkan, pihak Pemkot Jakarta Pusat juga telah menerbitkan surat tugas khusus guna melakukan evaluasi dan pengawasan secara berkala.
"Bukan hanya sekadar launching, tetapi koperasi ini harus bertahan dan memberikan manfaat besar. Ke depan akan ada monitoring dan evaluasi ketat yang melibatkan pihak kecamatan serta kelurahan di masing-masing wilayah," tutupnya.
Sementara itu, Lurah Kartini Sutami menambahkan, walaupun KKMP Kartini diluncurkan menjelang akhir dari rangkaian peresmian di Jakarta Pusat, hal tersebut didasari oleh persiapan matang untuk memastikan keberlanjutan unit usaha.
"Koperasi ini memanfaatkan lahan eks Bank Sampah seluas 4x7 meter milik Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang sebelumnya dikelola pengurus RW 06," jelasnya.
Sutami yakin Koperasi Kelurahan Merah Putih Kartini akan maju dan bisa eksis selamanya setelah diluncurkan hari ini.
"KKMP Kartini didukung oleh 5 orang pengurus, 5 orang pengawas, serta 265 anggota resmi. Struktur permodalan awal koperasi mencakup simpanan pokok sebesar Rp700 ribu dan simpanan wajib sebesar Rp13,5 juta, sehingga total akumulasi simpanan mencapai Rp36,2 juta," tuturnya.