Loading
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Kota Administrasi Jakarta Pusat menggelar simulasi penanggulangan bahaya kebakaran di perkantoran Graha Infracom, Jalan Tanah Abang II, Petojo Selatan, Gambir. Selasa, (1/9).
Kasatgas Gulkarmat Gambir Nurulusianto mengatakan, kegiatan ini dilakukan atas dasar peraturan Gubernur Nomor 143 Tahun 2016 yang mengatur kewajiban gedung dan lingkungan tertentu untuk memiliki Manajemen Keselamatan Kebakaran guna mencegah dan menanggulangi risiko darurat kebakaran.
"Dalam hal ini ada empat aspek keselamatan yang harus diperhatikan di antaranya, tersedianya sistem proteksi kebakaran aktif, sistem proteksi kebakaran pasif, sistem management keselamatan kebakaran gedung, dan respon cepat saat terjadi kebakaran," kata Nurulusianto.
Ia menambahkan dari hasil simulasi yang dilakukan, kesiapan Graha Infracom dalam menghadapi bahaya kebakaran sudah cukup baik.
"Di sini sudah cukup baik, karena sistem proteksi kebakaran aktif dan pasifnya susah sesuai dengan standar yang ditentukan serta respon dari karyawan juga cukup cepat," imbuhnya.
Sementara itu, Building Manager Graha Infracom Akhmed Fajri mengaku kegiatan simulasi bencana ini rutin dilakukan setiap tahunnya.
"Setiap tahun kita lakukan simulasi seperti ini dengan skenario bencana yang berbeda, evaluasi dari Gulkarmat akan kita tindak lanjuti agar kita lebih siap menghadapi bahaya bencana seperti kebakaran," ujarnya.
Di tempat yang sama, Kepala Seksi Pemerintahan (Kasipem) Kelurahan Petojo Selatan Syukur Abdillah menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang dilakukan dalam rangka pencegahan dan penanggulangan kebakaran di wilayah Petojo Selatan.
"Alhamdulillah Ini adalah bentuk nyata kolaborasi antara sektor pemerintah dan swasta dalam tanggap bahaya bencana terutama kebakaran," ucapnya.
Syukur berharap kegiatan seperti ini dapat digetoktularkan dan menjadi motivasi bagi para pengelola gedung yang ada di wilayah Petojo Selatan.
"Simulasi ini penting untuk kita semua, supaya kita semakin tanggap dan siap dalam menghadapi bencana," tandasnya.