Loading
TP PKK Provinsi DKI Jakarta menggelar kegiatan verifikasi pemantauan data dan lokasi pemantauan Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB) di Kelurahan Johar Baru, Selasa (20/1).
Ketua TP PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat Witri Yenny Arifin mengatakan, GKSTTB merupakan salah satu upaya strategis membangun keluarga yang sehat, peduli lingkungan, serta memiliki kesiapsiagaan terhadap berbagai potensi bencana.
"Melalui gerakan ini, keluarga diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan, keselamatan, dan ketangguhan sosial di lingkungan masing-masing," ujar Witri.
Dia mengungkapkan, verifikasi pemantauan data dan lokasi yang dilaksanakan hari ini memiliki arti yang sangat penting yakin memastikan ketepatan data dan kesesuaian kondisi lapangan.
"Serta sarana evaluasi sejauhmana program GKSTTB telah diimplementasikan secara nyata dan berkelanjutan oleh kader PKK bersama masyarakat di Kelurahan Johar Baru," ungkapnya.
Witri juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh kader PKK Kelurahan Johar Baru yang telah bekerja penuh dedikasi dimulai dari pendataan, pelaksanaan kegiatan hingga persiapan verifikasi hari ini. Peran aktif kader merupakan kunci keberhasilan gerakan ini, karena berada paling dekat dengan keluarga dan masyarakat.
'Kepada tim verifikasi, kami berharap kegiatan ini dapat memberikan masukan yang konstruktif, saran yang membangun, serta penguatan terhadap praktik-praktik baik yang telah berjalan sehingga GKSTTB di Kelurahan Johar Baru dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi wilayah lainnya di Jakarta Pusat," paparnya.
Sementara itu, Ketua Tim Verlap GKSTTB sekaligus Ketua IV Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan TP PKK DKI Jakarta Suni Sigit Wijatmoko menambahkan, pihaknya datang untuk melakukan verifikasi lapangan dalam rangka penentuan lokasi program yang selanjutnya diusulkan ke tingkat provinsi.
"Hari ini kami akan melihat latar belakang penentuan lokasi, permasalahan yang diangkat, rencana aksi yang akan dilaksanakan selama 4 tahun ke depan dan dukungan dari stakeholder terkait," tambahnya.