Loading
Kelurahan Gelora menggelar Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 membahas delapan usulan warga.
Lurah Gelora Nurbin Tumbur Togar menjelaskan, musrenbang menghasilkan delapan usulan, dengan rincian usulan fisik sebanyak enam dan barang sebanyak dua.
“Jadi warga kami cukup antusias dalam musrenbang sebagai bentuk pengharapan untuk wilayah Kelurahan Gelora akan semakin baik. Dengan total delapan usulan, enam usulan dilantukan, kemudian satu usulan lainnya yaitu pengadaan rak buku menjadi usulan langsung, sementara satu usulan lainnya ditolak terkait pembangunan pagar tipe ulir,” katanya, di Ruang Serbaguna lantai 2, Kantor Keluarahan Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (2/2).
Sementara itu, Camat Tanah Abang Dwiarti Indri Utami menyampaikan apresiasi yang tinggi untuk para warga Kelurahan Gelora yang telah ikut serta menyumbangkan beragam usulan untuk kepentingan wilayahnya masing-masing.
“Meskipun di luar agak sedikit gerimis hujan, tapi ruangan ini penuh dengan perwakilan warga Kelurahan Gelora membuktikan bahwa semangat untuk memusyawarahkan apa yang menjadi program prioritas,” ujarnya.
Dwiarti menyarankan untuk para RT dan RW agar dapat menentukan prioritas usulan dengan bijak, karena nantinya yang akan diproses di tingkat kecamatan hanya tiga usulan.
Pada musrenbang Kelurahan Gelora diikuti oleh para perwakilan organisasi prangkat daerah (ODP), pengurus RT, RW, FORAJA, LMK serta perwakilan warga.