Loading
Organisasi kemasyarakatan (ormas) adalah mitra strategis pemerintah. Ormas memiliki peran besar dalam menjaga persatuan, merawat nilai kebangsaan, serta menggerakkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat melalui Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mengadakan Implementasi Kebijakan Organisasi Kemasyarakatan yang diikuti 15 organisasi, di Ruang Serbaguna Utama, Kantor Walikota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang I, Gambir, Kamis (10/9).
Dalam laporannya, Kasuban Kesbangpol Kota Administarsi Jakarta Pusat Sony Triwibawa menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini memberikan pemahaman kepada organisasi masyarakat tentang kebijakan dan regulasi yang mengatur organisasi kemasyarakatan, memastikan ormas tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum, seperti kekerasan, premanisme, atau konflik horizontal, demi menjaga stabilitas dan ketertiban umum.
“Selanjutnya memperkuat ormas dalam melaksanakan fungsi pemberdayaan, penyaluran aspirasi, dan pemenuhan pelayanan sosial untuk memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas dan yang terakhir menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan,”katanya.
“Untuk kegiatan ini peserta sebanyak 100 orang yang berasal dari 15 ormas di Wilayah Jakarta Pusat,” imbuhnya.
Sementara itu, Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin mengaku kegiatan ini penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan pemahaman ormas terhadap arah kebijakan pemerintah.
“Di Jakarta Pusat yang menjadi pusat aktivitas Ibu Kota, dinamika sosial berjalan sangat cepat. Kehadiran ormas yang tertib hukum, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan suasana yang kondusif, aman, dan harmonis,” tuturnya.
Wali Kota Arifin mengimbau, kepada seluruh pengurus dan anggota ormas untuk mematuhi regulasi dan ketentuan hukum yang berlaku dalam setiap aktivitas organisasi, meningkatkan sinergi dan kolaborasi bersama pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan serta menjaga kondusifitas wilayah, khususnya dalam menyongsong program-program pembangunan daerah.