Loading
Penyemprotan trotoar dan jalur hijau menggunakan water mist di Wilayah Kota Jakarta Pusat (Jakpus) kembali dilakukan dengan rute yang dilewati, Kawasan Medan Merdeka Selatan-Tugu Tani-Jalan Jenderal Sudirman-Bunderan Senayan, dan kembali ke Monas.
Asisten Pemerintahan (Aspem) Sekko Administrasi Jakarta Pusat Prasetyo Kurniawan mengatakan, penyemprotan water mist di beberapa ruas jalan protokol Jakarta Pusat mengantisipasi dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
“Penyemprotan difokuskan di ruas jalan protokol dan pepohonan serta taman kota yang terkena dampak paparan abu vulkanik agar lingkungan kembali bersih," katanya usai apel Giat Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Letusan Anak Gunung Krakatau di Monas Sisi Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (8/9).
Baca Juga :
Antisipasi Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemprov DKI Jakarta Operasikan Water Mist
Prasetyo menambahkan, penyemprotan water mist mengerahkan sebanyak 32 armada dari Sudin Gulkarmat, BPBD, Lingkungan Hidup (LH) serta 150 personel gabungan yakni, Satpol, BPBD, Perhubungan, Polri, dan TNI.
Ia mengimbau kepada warga masyarakat Jakarta Pusat untuk tetap tenang dan menyarankan pengguaan masker saat beraktivitas di luar ruangan serta mengikuti informasi dari kanal resmi Pemprov DKI.
“Saya mengimbau kepada warga agar tidak resah atau cemas menghadapi dampak paparan abu vulkanik, terapkan protokol kesehatan dengan pemakaian masker saat beraktivitas di luar ruangan,” jelasnya.
Pada giat tersebut, Sudin LH mengerahkan, mobil tangki 2 unit, mobil water mist 1 unit. Damkar mengerahkan, mobil pompa 2 unit, mobil smoke 1 unit. Sementara BPBD mengerahkan, mobil tangki 3 unit.