Pemkot Jakpus Sinergi Gerakan Ciliwung Bersih Tanam Puluhan Pohon Produktif

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat bersinergi dengan Gerakan Ciliwung Bersih, dan multistakeholder melakukan penanaman puluhan pohon produktif bersama di bantaran Daerah Aliran Sungai Ciliwung, Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Minggu (19/7).

Kepala Bagian Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Setko Administrasi Jakarta Pusat Martua Sitorus mengatakan, nantinya di wilayah ini akan ada penataan kawasan pada akhir tahun untuk menyongsong 5 Abad di mana masuk dalam Pergub 4 Tahun 2022 tentang Penguatan Peran Wali Kota/Bupati dalam Fungsi Koordinasi Penataan Kawasan. 

"Sekarang kita melakukan penanaman pohon, semoga tahun depan wilayah ini akan berubah jauh karena ada penataan akhir tahun ini untuk menyongsong 5 Abad. Penataan kawasan dapat membuat Jakarta lebih baik," katanya. 

Martua berharap gerakan ini akan menjadi keberlanjutan untuk mendukung Jakarta Pusat semakin hijau dan sejalan dengan program Jumat menanam.

"Semoga gerakan ini tidak berhenti sampai di sini, akan terus kita gandeng karena Jakarta Pusat juga punya kegiatan Jumat menanam di mana setiap hari Jumat itu kita melaksanakan penanaman pohon," ucapnya.


Di tempat yang sama, Ketua Umum Gerakan Ciliwung Bersih Peni Susanti menambahkan, penanaman ini terdiri dari puluhan aneka ragam pohon produktif agar bisa bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

"Kami mencoba untuk tidak hanya pohon kehutanan tapi pohon produktif ada duren, alpukat, manggis, mangga dan lain-lain. Mudah-mudahan tanaman ini bisa dirawat dengan baik," harapnya.

Untuk diketahui, acara yang diinisiasi Gerakan Ciliwung Bersih ini dalam rangka menuju Indonesia's FOLU NET SINK 2030. Program tersebut merupakan target nasional di sektor kehutanan dan penggunaan lahan (Forest and Other Land Use/FOLU) agar dapat menyerap emisi gas rumah kaca lebih banyak daripada yang dilepaskan ke atmosfer.

Program ini berfokus pada lima bidang utama yaitu, pengurangan angka deforestasi dan degradasi hutan, penerapan pengelolaan hutan lestari, restorasi lahan gambut, rehabilitasi hutan dan reboisasi (termasuk mangrove) serta peningkatan konservasi keanekaragaman hayati.

Acara yang turut dihadiri Lurah Kebon Melati Rendy Wijaya, Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) juga menggandeng anak muda untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak remaja, yang terdiri dari Mahasiswa STIA LAN, Mahasiswa Pecinta Alam STIA LAN, perwakilan siswa-siswi pramuka serta Masyarakat Peduli Ciliwung dan Lingkungan Hidup (MAT PECI).

Reporter: Shabrina Saraswati & Editor: Andreas Pamakayo
Feature Pak JP Pak JP Pak JP