Loading
Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Pusat menginisiasi Focus Group Discussion (FGD) bertema," Pasar Baru : Simpul Jakarta" di gedung Pusat Pelatihan Seni Budaya (PSBB) M Mashabi, Tanah Abang, Kamis (13/8).
FGD diadakan bertujuan untuk menghimpun gagasan, pemikiran kritis serta masukan dari narasumber, akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan guna merumuskan langkah strategis pelestarian dan pengembangan kawasan Pasar Baru di masa mendatang.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Sekko Administrasi Jakarta Pusat Suprayogie mengatakan, kawasan Pasar Baru bukan sekadar pusat perdagangan bersejarah, melainkan simpul kebudayaan tempat bertemunya keberagaman suku, etnis, dan tradisi yang telah membentuk identitas Kota Jakarta selama berabad-abad.
"Sebagai salah satu cagar budaya dan kawasan bersejarah di Jakarta Pusat, Pasar Baru memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan tanpa menghilangkan akar sejarah serta nilai-nilai kearifan lokal," ujar Suprayogie, Kamis (13/8).
Ia mengungkapkan, gagasan dan masukan yang dihimpun melalui FGD ini nantinya akan dijadikan sebagai acuan penting dalam penulisan buku panduan strategis.
"Buku ini diharapkan dapat memandu langkah pelestarian budaya sekaligus penataan kawasan Pasar Baru agar terintegrasi sebagai simpul sejarah, budaya, dan ekonomi yang berkelanjutan," ungkapnya.
Menjelang usia Kota Jakarta yang menginjak 500 tahun, lanjut Suprayogie, Pemprov DKI Jakarta berharap revitalisasi dapat segera dimulai di kawasan-kawasan penting seperti Pasar Baru.
"Revitalisasi ini diharapkan mampu meniru kesuksesan penataan kawasan bersejarah lainnya seperti kawasan Blok M di Jakarta Selatan, yang saat ini sudah bertransformasi sebagai salah satu destinasi ikonik modern," paparnya.
Sementara itu, Kepala Sudin Kebudayaan Kota Administrasi Jakarta Pusat Andri Ferdian menjelaskan, FGD ini sangat penting untuk menggali potensi dan perspektif pengembangan kawasan Pasar Baru ke depan sehingga kembali memiliki daya tarik tinggi baik secara budaya dan ekonomi.
"Hasil FGD yang diadakan hari ini menjadi bahan masukan bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat yang secara simultan sejak dua tahun lamanya membahas revitalisasi kawasan Pasar Baru," jelasnya.