Sudin LH Sosialisasi Pemilahan Sampah di Kecamatan Johar Baru

Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Administrasi Jakarta Pusat kembali menggelar sosialisasi pembatasan pembuangan sampah ke TPST Bantargebang. Kali ini 50 orang perwakilan unsur masyarakat dari Kecamatan Johar Baru menjadi sasaran pada kegiatan tersebut.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan dalam mensukseskan rangkaian program pemilahan sampah mulai dari sumber sesuai instruksi Gubernur DKI Jakarta, Nomor 5 Tahun 2026 tentang gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Kepala Bagian Penataan Kota dan Lingkungan Hidup (Kabag PKLH) Setko Administrasi Jakarta Pusat Martua Sitorus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama mengatasi permasalahan sampah di Jakarta khususnya Jakarta Pusat.

"Sebab kalau hanya pemerintah saja yang berusaha tidak akan mungkin bisa menuntaskan permasalahan ini. Oleh sebab itu, perlu adanya kerjasama dari seluruh unsur masyarakat," katanya, Selasa (19/5). 

Martua menambahkan, Pemkot Jakarta Pusat juga akan menggandeng Sudin Pendidikan, Sudin Kesehatan, dan  Sudin PPKUKM untuk melakukan pemilahan sampah.

"Dalam instruksi wali kota, juga menyertakan Sudin Pendidikan JP I dan II, puskesmas, serta UMKM karena menghasilkan sampah yang cukup banyak," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Pusat Slamet Riyadi memaparkan, pembatasan pembuangan sampah ke TPST Bantargebang sesuai intruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026.

"Tahap awal, Agustus 2026, pengurangan mencapai 50 persen dan 100 persen tidak lagi membuang sampah ke TPST Bantargebang pada tahun 2027. Untuk itu, kami memggencarkan pemilahan sampah dari sumber," terangnya.

Dalam paparannya, Slamet juga menjelaskan Kecamatan Johar Baru sendiri menyumbang 50-70 ton sampah ke TPST Bantargebang diharapkan dengan adanya kegiatan pilah sampah ini dapat mengurangi sampah yang masuk ke TPST Bantargebang.

"Menurut data yang kita terima sebanyak 44 bank sampah yang ada di Johar Baru mampu mengurangi sampah sebanyak hampir 2 ton, apabila kita perbanyak lagi bank sampah di masyarakat permasalahan sampah ini akan segera tuntas," tandasnya.

Reporter: Muh Aulia Pratama & Editor: Andreas Pamakayo
Feature Pak JP Pak JP Pak JP