Loading
Wakil Wali (Wawali) Kota Administrasi Jakarta Pusat Eric PZ Lumbun membuka International Workshop Program Bringing Robotic to Life Hand on Tranning to Stengthen Steam, di Aula P4 Jakarta, Jalan Budi Utomo, Kecamatan Sawah Besar, Selasa (28/4).
Program ini adalah lokakarya internasional yang memberikan pelatihan praktis merakit dan memprogram robot kepada peserta, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam bidang STEAM (Sains, Teknologi, Teknik, Seni, dan Matematika).
Eric menjelaskan, tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan zaman, karena dunia sedang bergerak menuju era transformasi digital yang ditandai dengan kemajuan pesat di bidang robotika, kecerdasan buatan atau AI, dan teknologi berbasis STEAM.
Oleh karena itu, lanjutnya, pendekatan pembelajaran berbasis praktik atau hands-on training menjadi kunci dalam membangun generasi yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu berinovasi dan menciptakan solusi nyata.
“Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat memandang bahwa penguatan pendidikan STEAM merupakan investasi strategis untuk masa depan dalam rangka menyongsong DKI Jakarta sebagai kota global, sekaligus destinasi edukasi. Kami terus mendorong berbagai kebijakan dan program yang terarah dan berkelanjutan” jelasnya.
Menurut Eric, ada beberapa program yang terus didorong seperti, penguatan ekosistem pendidikan berbasis teknologi ke sekolah-sekolah untuk mengintegrasikan teknologi termasuk robotika dan coding.
Serta melakukan peningkatan kompetensi tenaga pendidik melalui pelatihan berkelanjutan, guru didorong untuk menguasai metode pembelajaran STEAM yang interaktif dan aplikatif.
"Kami terus mendorong inklusivitas pendidikan memastikan bahwa akses terhadap pendidikan teknologi dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali," ujarnya.
Eric juga percaya bahwa melalui kegiatan seperti seminar akan melahirkan ide-ide baru, kolaborasi lintas negara, serta inspirasi bagi generasi muda untuk menjadi inovator masa depan robotika bukan lagi sekadar teknologi masa depan, melainkan bagian dari kehidupan sehari-hari yang harus dipahami dan kuasai bersama.
“Semoga seminar ini memberikan manfaat besar dan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kapasitas SDM Indonesia, khususnya di Jakarta Pusat,” tutupnya.