Pemkot Jakpus Tinjau Pengamanan Aset Daerah dari Kewajiban Pengembang

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat melakukan peninjauan lapangan terhadap pengamanan Barang Milik Daerah (BMD) yang berasal dari perolehan selain APBD berupa pemenuhan kewajiban pengembang, Senin (3/8).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Sekko Administrasi Jakarta Pusat Suprayogie mengatakan, peninjauan dilakukan di dua lokasi, yakni aset milik PT Mid Plaza Prima dan PT Sahid di wilayah Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan memastikan seluruh proses penyerahan aset daerah berjalan hingga tuntas, termasuk penyelesaian administrasi sertifikasi lahan.

"Hari ini kami melakukan peninjauan di dua lokasi bersama Suku Badan Pengelolaan Aset Daerah, Bina Marga, kecamatan, dan kelurahan. Pengembang sebenarnya sudah memenuhi kewajiban dan telah dilakukan Berita Acara Serah Terima (BAST). Namun, proses sertifikatnya masih berproses di Badan Pertanahan Nasional (BPN)," ujar Suprayogie.

Menurutnya, hasil peninjauan akan dihimpun dan dikoordinasikan bersama seluruh pihak terkait agar tidak ada kendala dalam proses penyelesaian administrasi.

"Kami akan koordinasikan kembali dengan BPN dan menggelar rapat lanjutan agar seluruh proses dapat dituntaskan," katanya.

Sementara itu, Kepala Subbidang Pemantauan Suku Badan Pengelolaan Aset Kota Administrasi Jakarta Pusat Masyati menjelaskan, kegiatan pemantauan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap triwulan untuk memastikan pengamanan aset hasil kewajiban pengembang.

"Hari ini kami melakukan pemantauan terhadap dua pengembang yaitu, PT Mid Plaza Prima dan PT Sahid. Untuk PT Mid Plaza Prima terdapat satu bidang tanah seluas kurang lebih 2.700 meter persegi dengan peruntukan jalan. Sedangkan PT Sahid kurang lebih 2.662 meter yang dibagi menjadi empat bidang tanah dengan peruntukan yang sama, yaitu jalan dan trotoar," jelasnya.

Ia menambahkan, peninjauan dilakukan untuk memastikan pengamanan aset telah dilaksanakan sesuai ketentuan, termasuk pemasangan papan identitas aset di lokasi.

"Dari hasil pemantauan, seluruh bidang yang ditinjau telah dipasangi papan identitas aset sehingga pengamanannya telah dilakukan sesuai prosedur," tutup Masyati.

Reporter: R Maulana Yusuf & Editor: Andreas Pamakayo
Feature Pak JP Pak JP Pak JP