Loading
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Kota Administrasi Jakarta Pusat membentuk Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) beranggotakan sebanyak 30 orang warga Kelurahan Senen, Kecamatan Senen, Rabu (5/8).
Pembentukan redkar merupakan bagian dari upaya pencegahan serta meminimalisir risiko kebakaran di lingkungan padat penduduk.
"Pembentukan redkar bertujuan membantu agar warga peduli terhadap bahaya kebakaran dan mempercepat respon time penanganan. Serta membina masyarakat agar mengetahui apa yang harus dilakukan sebelum petugas pemadam datang ke lokasi kebakaran," kata Kasatgas Gulkarmat Kelurahan Senen Irpan Sapiih, di kantor Lurah Senen.
Ia mengungkapkan, sebanyak 30 orang dilatih menjadi redkar yang terdiri dari pengurus RT, RW, FKDM, dan LMK se-Kelurahan Senen. Pembentukan diawali pemberian materi seputar dasar api dan penanganan kebakaran.
"Setelah pemberian materi dilanjutkan praktik bagaimana memadamkan api menggunakan karung basah dan alat Pemadam Api Ringan (APAR)," jelasnya.
Ia juga menyerap aspirasi personel redkar terkait penyediaan peralatan APAR di setiap wilayah RT se-Kelurahan Senen.
"Kami juga menampung aspirasi terkait penyediaan alat APAR untuk membantu penanganan kebakaran khususnya di pemukiman padat penduduk," paparnya.
Sementara itu, Ketua RT 06/RW 05 Senen Gertudis Sapuro mengaku mendapatkan ilmu pengetahuan seputar melakukan penanganan kobaran api yang mengarah ke kebakaran.
"Kami juga berharap adanya pengadaan APAR di setiap RT khususnya pemukiman padat sshingga saat terjadi kebakaran bisa melakukan penanganan sebelum petugas pemadam datang," tambahnya.