Warga Paseban Sulap Sampah Plastik Jadi Kerajinan Tangan Bernilai Ekonomis

Fariyah (67) warga RT 06/RW 08 Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat berhasil menyulap sampah plastik kemasan kopi dan minuman sachet menjadi berbagai kerajinan tangan bernilai mulai dari tikar, keranjang, tas, tempat tisu, sarung galon air mineral, dan sebagainya. 

Fariyah mengatakan, dirinya memulai pembuatan berbagai kerajinan tangan dari sampah plastik sejak beberapa tahun lalu untuk mengisi waktu luang di rumah. 

"Sampah plastik bekas bungkus kopi dan minuman sachet dikumpulkan dari anak yang sehari-hari berjualan makanan dan minuman," ujar Fariyah, Senin (10/8). 

Ia mengungkapkan, pembuatan tikar dari limbah sampah bekas bungkus kopi atau minuman sachet membutuhkan waktu sekitar sehari. 

"Proses yang lama membersihkan dahulu bskas bungkus kopi sachet. Sementara menganyam sehingga menjadi satu tikar memakan waktu sehari," ungkapnya. 

Fariyah mengaku siap melatih ibu-ibu RT 06/RW 08 Paseban yang ingin membuat produk kerajinan tangan bernilai dari limbah sampah bungkus kopi atau minuman sachet. 

"Semoga kerajinan tangan yang dibuat bisa bermanfaat dan memiliki nilai jual untuk menambah penghasilan keluarga," paparnya. 

Sementara itu, Lurah Paseban Citra Arum Purdiarini mengaku senang dan bangga terhadap warga RT 06/RW 08 yang telah berpartisipasi mengurangi sampah plastik dengan melakukan daur ulang menjadi barang yang memiliki kegunaan seperti tikar, taplak meja, tempat tisu dan sebagainya.

 "Kami akan membuat platform untuk menampung produk kerajinan tangan dari daur ulang sampah untuk dipasarkan kepada masyarakat. Jadi, selain mengurangi bisa memberikan penghasilan tambahan," paparnya. 

Ia menambahkan, beberapa warga lainnya di Paseban juga telah melakukan hal serupa membuat kerajinan tangan dari limbah sampah plastik menjadi boneka dan bunga plastik. 

"Kami mendukung segala bentuk macam kerajinan apapun yang menggunakan bahan dasar sampah karena ikut mengurangi dan mengolah sampah seperti program Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yakni memilah dan mengolah. Kami akan mendata warga dan membantu memasarkan produk dari hasil pengolahan sampah," paparnya.

Reporter: Muhammad Aulia & Editor: Andreas Pamakayo
Feature Pak JP Pak JP Pak JP