RW 02 Kebon Sirih Jalani Verifikasi ProKlim 2026, Lurah Optimistis Raih Hasil Terbaik

RW 02 Kelurahan Kebon Sirih, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, menjalani verifikasi lapangan Program Kampung Iklim (Proklim) Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026. 

Tim verifikator dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta melakukan pengecekan langsung di wilayah RW 02 untuk memastikan kesesuaian data program dengan kondisi di lapangan. 

Lurah Kebon Sirih Henny Mahrojah mengatakan, verifikasi diawali dengan pemaparan program yang telah dilakukan warga, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah lokasi yang menjadi bagian dari penilaian.

“Rangkaiannya adalah paparan dan juga kunjungan ke lokasi yang sudah ditentukan dan tentunya sudah kita persiapkan dari dulu terkait dengan Proklim,” kata Henny, Senin (24/8). 

Dari hasil kunjungan tersebut, tim verifikator memberikan sejumlah catatan dan masukan. Henny memastikan seluruh masukan akan ditindaklanjuti bersama pengurus wilayah untuk memperkuat pengelolaan lingkungan.

“Kami akan berkoordinasi dengan Bu RW, Pak LMK dan juga para ketua RT yang ada di RW 02 untuk sama-sama melakukan pengelolaan lingkungan hidup sehingga bisa menyejahterakan dan juga membuat kondisi wilayah nyaman dan bersih,” ujarnya.

Henny pun optimistis RW 02 Kebon Sirih dapat meraih hasil terbaik dalam penilaian Proklim Tingkat Provinsi DKI Jakarta. “Bismillah, optimis,” ucapnya.

Henny berharap, Proklim dapat mendorong masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan, terutama dalam pengelolaan dan pemilahan sampah.

“Kita harus lebih mencintai lingkungan, karena kalau kita mencintai lingkungan, maka lingkungan akan mencintai kita juga,” tuturnya.

Sementara itu, Tim Verifikator ProKlim Tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026 Azhari Nurjaida mengatakan, verifikasi dilakukan untuk mencocokkan data yang dimasukkan RW 02 Kebon Sirih dalam formulir Proklim dengan kondisi nyata di lapangan.

“Kedatangan kami ke sini untuk mengecek kesesuaian antara apa yang RW 02 Kebon Sirih input di dalam form Excel Proklim dengan kondisi sebenarnya di lapangan,” kata Azhari.

Selain melakukan penilaian, tim juga memberikan pembinaan dan penguatan terhadap program lingkungan yang telah dijalankan masyarakat.

Azhari menjelaskan, terdapat tiga aspek utama dalam penilaian Proklim yakni, mitigasi, adaptasi, dan kelembagaan. Aspek kelembagaan memiliki porsi penilaian paling besar.

Menurutnya, keberhasilan Proklim tidak hanya ditentukan oleh banyaknya program, tetapi juga konsistensi pelaksanaannya.

“Yang krusial itu pasti aksinya harus berjalan dan berkelanjutan. Itu yang paling penting dari Proklim,” ujarnya.

Dari hasil verifikasi sementara, Azhari menilai RW 02 Kebon Sirih telah memiliki upaya yang baik dalam aspek mitigasi, adaptasi, maupun kelembagaan.

“Untuk tingkat provinsinya sudah sangat bagus. RW-nya sudah ada upaya, dari mitigasinya sudah ada, adaptasinya sudah ada, terus kelembagaannya juga sudah mulai terbentuk,” ungkapnya.

Meski demikian, sejumlah aspek masih perlu diperkuat. Tim verifikator mendorong agar kekurangan yang ditemukan segera diperbaiki, sementara program yang sudah berjalan baik dipertahankan dan ditingkatkan.

"Hasil verifikasi selanjutnya akan menjadi bahan penilaian untuk menentukan apakah wilayah tersebut memenuhi persyaratan minimal Proklim Tingkat Provinsi DKI Jakarta dan berpeluang memperoleh penghargaan," tandasnya.

Reporter: R Maulana Yusuf & Editor: Andreas Pamakayo
Feature Pak JP Pak JP Pak JP