Loading
Dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional (HAN), Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Sudin Pusip) Kota Administrasi Jakarta Pusat memberikan aspirasi bagi pemenang Lomba Menulis Tingkat Kota Tahun 2026 dengan tagline βJakarta dalam Ingatan dan Harapan".
Penyerahan apresiasi tersebut dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta Nasruddin Djoko Surjono didampingi Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat (Asminkesra) Sekko Jakarta Pusat Nurhidayat, di Aula Sudin Pusip, Jalan Tanah Abang I, Gambir, Kamis (23/7).
Kepala Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Pusip) Kota Administrasi Jakarta Pusat Wahyu Prabowo dalam laporannya mengatakan, lomba menulis ini telah terlaksana dari bulan Mei sampai Juni 2026.
"Kegiatan ini kurang lebih diikuti 45 peserta dari jenjang SD, SMP, dan SMA. Nantinya pemenang akan berlanjut ke Tingkat Provinsi," katanya.
Menurut Wahyu, Lomba Menulis Tingkat Kota Administrasi Jakarta Pusat Tahun 2026 telah melalui proses penilaian oleh para dewan juri yang berasal dari kalangan penulis, pegiat literasi, dan praktisi dunia kepenulisan.
Melalui lomba ini, peserta diharapkan mampu menuangkan gagasan, pengalaman, serta harapan mereka tentang Jakarta dalam bentuk tulisan yang inspiratif. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat melahirkan penulis-penulis muda berbakat yang mampu menghasilkan karya menarik sebagai alternatif bahan bacaan bagi masyarakat.
"Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pemenang yang merupakan hasil dari ketekunan dan kreativitas serta keberanian. Mari kita terus menulis, membaca, dan terus berkarya untuk Jakarta Pusat agar semakin cerdas," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta Nasruddin Djoko Surjono mengatakan, dari apa yang sudah kalian tulis mungkin 10-20 tahun ke depan nama kalian akan terpasang dirak buku perpustakaan dan dibaca ribuan orang.
"Semoga nantinya karya tulisan kalian dapat menginspirasi ribuan orang, banyak orang, diawali langkah sederhana untuk berani menulis," ucapnya.
Dilanjutkan Nasruddin, dunia literasi itu tidak ada kalah dan menang, karena semua anak yang menulis dan berani membaca akan menambah pengetahuannya dan sesungguhnya telah mempersiapkan masa depannya.
"Jangan berhenti menulis, jadikanlah sebuah kebiasaan. Tulisan yang paling indah bukan tulisan yang paling rumit tetapi lahir dari hati kalian masing-masing," tuturnya.
Berikut salah satu pemenang lomba Menulis;
Kategori SD
Juara I Lomba Menulis diraih Indira Aafiatunissa dari SDN Menteng 03 Pagi. Judul karya, Misi Kuliner Cia di Jakarta. Mendapatkan sertifikat dan uang pembinaan sebesar Rp2.000.000.
Kategori SMP/MTS
Juara I diraih Clarinda Aneila Putri Silalahi, Arzalea Panega, Nafeeza Aurellia Rheva Ajie, Putri Rubby'Azizah dari SMP Negeri 77 Jakarta. Judul karya Marjinal Jantung Kota. Mendapatkan sertifikat dan uang pembinaan sebesar Rp10.000.000
Kategori SMK/SMA/MA
Juara I diraih Chintya Sitorus, Alzira Tasya Putri Wahyudi, Syifarahmi Handini, Arya Amina Maharanisa dari SMAN 68 Jakarta. Judul karya, Sewindu Janur. Mendapatkan sertifikat dan uang pembinaan sebesar Rp10.000.000