Loading
Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin menghadiri rapat kerja daerah (Rakerda) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jakarta Pusat yang berlangsung di salah satu hotel kawasan Pasar Senen, Sabtu (4/9).
Arifin mengatakan, rakerda ini bukan sekadar agenda organisasi, namun menjadi momentum penting untuk mengevaluasi program yang telah dilaksanakan sekaligus menyusun langkah dan juga program kerja DMI ke depannya.
“Masjid jangan hanya ramai dalam pelaksaan salat saja, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Masjid dapat menjadi tempat pembinaan generasi muda, penguatan ekonomi ummat, kegiatan sosial, pendidikan keagamaan, hingga menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan,” ujaranya didampingi Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekko Jakarta Pusat Nurhidayat.
Dilanjutkan Arifin, terkait kepedulian terhadap lingkungan, dirinya mengajak para anggota DMI Jakarta Pusat untuk menjaga, memelihara serta melestarikan lingkungan sekitar guna mendukung program pemerintah. Di dalamnya terdapat program mengurangi dan memilah sampah yang kini sedang menjadi fokus utama di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
Selain itu, keberadaan limbah air sisa berwudu atau aktivitas lainnya, Arifin berharap ada pengolahan yang bijak terkait limbah tersebut. Sehingga ke depannya itu bisa menjadi cadangan air kembali dan dapat berguna untuk kemaslahan bersama.
“Kita sama-sama ketahui Jakarta sedang memasuki musim kemarau, agar menjadi perhatian kita semua. Di beberapa wilayah sudah kekeringan, kita berharap di Jakarta Pusat tidak terjadi hal itu. Salah satunya yaitu pengolahan limbah sisa air wudhu agar dapat dikelola dengan baik dan bijak,” tuturnya.
Terakhir, Arifin mengucapkan selamat melaksanakan rakerda seraya berpesan untuk tetap menjaga solidaritas dan soliditas di antara sesama anggota DMI serta juga dengan organisasi lainnya, demi manjaga Kota Jakarta ini tetap kondusif dan aman untuk semuanya.