Ini Rekayasa Lalu Lintas Pekerjaan Lanjutan MRT Fase 2

Sehubungan dengan adanya kendala teknis jaringan utilitas, terjadi perubahan waktu pekerjaan lanjutan Mass Rapid Transit (MRT) Fase 2 (dua) segmen CP-201, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas sebagai berikut: 

1. Lokasi pekerjaan yang berdampak pada rekayasa lalu lintas berada Jalan M.H. Thamrin mulai dari Bundaran Air Mancur Monumen Nasional/Patung Kuda sampai Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia;

2. Untuk menunjang pekerjaan tersebut akan dilakukan rekayasa lalu lintas sesuai pentahapan pekerjaan;

a. Stage 3-A di sepanjang Stasiun Thamrin Proyek MRT mulai 1 Februari 2026 sampai dengan 31 Maret 2026 (sudah selesai);

b. Stage 3-B di sepanjang Stasiun Thamrin Proyek MRT mulai 1 April 2026 sampai dengan 30 November 2026 (sedang berjalan);

c. Pekerjaan Peningkatan Pedestrian Stage 1 Segmen Jalan Wahid Hasyim Patung kuda mulai 11 Agustus 2025 sampai dengan 30 November 2026 (sedang berjalan);

d. Pekerjaan Pembongkaran Decking di Entrance 4 Stasiun MRT Thamrin Jalan M.H. Thamrin (akan berjalan);

1) Pekerjaan pembongkaran decking di sisi Selatan tahap 1, tanggal 19 Agustus -11 September 2026 (lampiran 1); 

Dilakukan pemindahan pagar MCB untuk pekerjaan pembongkaran decking di sisi timur stasiun Thamrin yang berlokasi di Entrance 4 di depan Thamrin 10 area selatan. MCB pemisah (median jalan) akan digeser ke sisi Barat sehingga lalu lintas Jalan M.H. Thamrin sisi Timur menjadi 3,5 lajur mulai dari Wisma Mandiri sampai dengan Sari Pacific dan Jalan M.H. Thamrin di sisi Barat 3,5 lajur mulai dari Kemenko Infrawil sampai dengan Kementerian Agama mixed traffic;

2) Pekerjaan pembongkaran decking di sisi Utara tahap 2, tanggal 11 September-14 September 2026;

Dilakukan pemindahan pagar MCB untuk pekerjaan pembongkaran decking di sisi timur stasiun Thamrin yang berlokasi di Entrance 4 di depan Thamrin 10 area utara. Sehingga lalu lintas di Jalan M.H. Thamrin sisi Timur menjadi 2,5 lajur di depan Thamrin 10 dan lalu lintas di Jalan M.H. Thamrin sisi Barat menjadi 3 lajur di sisi Barat di depan Kemenko Infrawil;

3) Pengembalian kondisi Stage 3-B tanggal 14 September-18 September 2026 lalu lintas di Jalan M.H. Thamrin sisi Barat dan sisi Timur menjadi 4 lajur mix traffic;

4) Pekerjaan pembongkaran decking di sisi Utara tahap 3, Tanggal 18 September - 21 September 2026;

Dilakukan pemindahan pagar MCB untuk pekerjaan pembongkaran decking di sisi timur stasiun Thamrin yang berlokasi di Entrance 4 di depan Thamrin 10. Sehingga lalu lintas di Jalan M.H. Thamrin sisi Timur menjadi 3 lajur di depan Thamrin 10 dan lalu lintas di Jalan M.H. Thamrin sisi Barat menjadi 3,5 lajur di sisi Barat di depan Kemenko Infrawil;

5) Pada fase pekerjaan pembongkaran decking, dilakukan penggantian median pembatas separator yang semula menggunakan concrete barrier menjadi water barrier sepanjang area pekerjaan, apabila terjadi kepadatan lalu lintas dapat dilakukan pengaturan lalu lintas secara situasional dengan penyesuaian lajur;

6) Tanggal 21 Septmeber 2026 lalu lintas di Jalan M.H. Thamrin sisi Timur dan di M.H. Thamrin sisi Barat menjdi 4 lajur mix traffic;

3. Shimizu-Adhi Karya Joint Venture selaku pelaksana pekerjaan konstruksi Mass Rapid 

Transit (MRT) Fase 2 (dua) CP-201 bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keselamatan dan keamanan pengguna jalan (motorized dan unmotorized) di lokasi pekerjaan;

4. Diimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan. 

Informasi lebih lengkap bisa klik tautan ini: Ini RekayasaLalu Lintas Pekerjaan Lanjutan MRT Fase 2

Reporter: Kominfotik JP & Editor: Kominfotik JP
Feature Pak JP Pak JP Pak JP