Peringatan Hari TBC, Wawali: Tuberkulosis Dapat Dituntaskan dengan Perkuat Sinergi Bersama

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat menggelar Peringatan Hari Tuberkulosis (TBC) Tahun 2026 di Ruang Serbaguna Utama kantor walikota setempat. 

Kegiatan dilakukan secara hybrid melalui daring maupun luring bersama Rumah sakit se-Jakarta Pusat, dan 166 kader kampung TB, Kamis (23/4).

Wakil Wali (Wawali) Kota Jakarta Pusat Eric PZ Lumbun mengatakan, tema peringatan Hari Tuberkulosis tahun 2026 yakni Satu TB (Sinergi Aksi Tuntaskan TB) menjadi pengingat bersama bahwa tuberkulosis dapat dituntaskan dengan memperkuat sinergi bersama di seluruh lapisan masyarakat.

"Salah satu upaya percepatan eliminasi tuberkulosis adalah penyelenggaraan Kampung Siaga TBC. Selama tahun 2024 - 2025, Kota Jakarta Pusat sudah membentuk sebanyak 104 Kampung Siaga TBC di 44 kelurahan," ujar Eric PZ Lumbun. 

Ia mengungkapkan, Pemkot Jakpus akan memperluas pembentukan Kampung Siaga TBC pada tahun 2026. Untuk itu, lurah dan camat melakukan pendampingan guna memantau langsung keaktifan kampung siaga TBC. 

"Semoga penyelenggaraan Kampung Siaga TBC dapat membentuk masyarakat Jakarta Pusat yang peduli, tanggap dan mampu mencegah dan menanggulangi TBC," ungkapnya. 

Sementara itu, Ketua Panitia Peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia Kota Jakarta Pusat tahun 2026 sekaligus Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Sudin Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Pusat Novita Suprapto Wati menjelaskan, perluasan pembentukan Kampung Siaga TBC di setiap kelurahan se-Jakarta Pusat merupakan tindak lanjut dari arahan Sekretaris Daerah (Sekda) dan Instruksi Wali Kota Jakarta Pusat untuk memastikan penanganan TBC menjangkau level masyarakat terkecil.

"Kami mengapresiasi jajaran Pemkot Jakarta Pusat yang mendukung penuh gerakan ini. Diharapkan, melalui kontribusi multisektoral yang solid, derajat kesehatan masyarakat Jakarta Pusat dapat terus meningkat," jelasnya.

Reporter: Muhammad Aulia & Editor: Andreas Pamakayo
Feature Pak JP Pak JP Pak JP