Arifin Halalbihalal dengan Ratusan Guru di Jakpus

Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin menghadiri halalbihalal dan bersilaturahmi bersama ratusan guru yang berada di Suku Dinas Pendidikan Wilayah II. 

Arifin mengatakan bahwa Idulfitri mengajarkan tentang keikhlasan, kebersamaan dan semangat memperbaiki diri yang sangat relevan dengan dunia pendidikan. Sebab, pendidikan bukan hanya soal transfer ilmu, tetapi juga pembentukan karakter, akhlak, dan budaya saling menghargai. 

"Momentum halalbihalal sebagai pengingat bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama seperti halnya Idulfitri yang menyatukan hati," ujar Arifin, di Ruang Sudin Pendidikan Wilayah II, Gedung Blok D, Kantor Walikota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang I, Rabu (1/4). 

Ia mengungkapkan, pendidikan merupakan pondasi bagi masa depan kota Jakarta. Beberapa tantangan seperti transformasi digital, kesenjangan akses serta kebutuhan peningkatan kualitas guru dan kurikulum harus terus ditingkatkan. 

"Selain tantangan transformasi digital persoalan serius yang dihadapkan yakni,  anak tidak sekolah, bullying dan tawuran pelajar," ungkapnya.

Oleh karena itu, Arifin meminta jajaran Sudin Pendidikan Jakarta Pusat memperkuat pendidikan karakter sejak dini, menanamkan nilai empati, toleransi dan saling menghargai. 

"Sekolah perlu menjadi ruang aman, bebas dari kekerasan fisik maupun verbal," tuturnya. 

Arifin juga menambahkan, kolaborasi antara guru, orang tua, dan masyarakat dapat mencegah perilaku menyimpang. Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat juga akan terus mendukung program pencegahan bullying dan tawuran melalui pembinaan, sosialisasi serta penguatan kegiatan positif bagi pelajar. 

"Saya mengajak jajaran sudin pendidikan menyatukan tekad untuk menjadikan Jakarta Pusat sebagai kota unggul dalam pendidikan, berkarakter, dan berdaya saing global sekaligus bebas dari bullying dan tawuran," tambahnya.

Reporter: Malik Maulana & Editor: Andreas Pamakayo
Feature Pak JP Pak JP Pak JP