Loading
Sekretaris Kota (Sekko) Administrasi Jakarta Pusat Denny Ramdany membuka bimbingan teknis (bimtek) tata cara verifikasi usulan pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Denny mengatakan, bimtek diselenggarakan oleh Dinas Sosial dan Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta diikuti ratusan pendamping sosial yang bertugas di 48 kelurahan dan aparatur Satpel Sosial di delapan kecamatan se- Jakarta Pusat.
"Ratusan petugas akan diturunkan untuk melakukan pendataan dalam rangka verifikasi data warga se-Jakarta Pusat karena terindikasi banyak data yang sudah tidak akurat," ujarnya, di Ruang Serbaguna Utama, Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang I, Gambir, Senin (23/2).
Denny berharap bimtek yang digelar hari ini berjalan baik dan peserta dapat memahami tugas verifikasi data DTSEN yang akan dilaksanakan dalam beberapa pekan ke depan.
"Data yang dihimpun oleh pendamping sosial di lapangan sesuai sehingga bantuan Sosial yang akan diberikan oleh pemerintah tepat sasaran," paparnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial DKI Jakarta Nakwan Ferizan Ginting menjelaskan, bimtek ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas petugas dalam pelaksanaan pembaruan DTSEN berjalan objektif, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Sehingga terwujud data kesejahteraan sosial yang mutakhir dan berkualitas di Jakarta," jelasnya.
Ia menambahkan, bimtek digelar di lima wilayah kota Jakarta Pusat digelar pada tanggal 23 hingga 27 Februari 2026 yang diikuti sebanyak 1.103 peserta. Khusus di Jakarta Pusat, bimtek ini diikuti sebanyak 163 peserta.
"Keberhasilan giat verifikasi DTSEN dapat terwujud dengan peran aktif semua pihak yakni wali kota, camat, dan lurah sehingga diperoleh data yang akurat," tambahnya.