Wawali Dampingi Wamenkes RI Kunjungi Posko CKG Terintegrasi Tracing TBC RW 05 Rawasari

Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Eric P.Z Lumbun mendamping Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus dalam kunjungan di posko pemeriksaan kesehatan gratis RW 05, Jalan Pramuka Sari V, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.


Benjamin Paulus mengatakan, kunjungan ini dalam rangka melihat kegiatan tracing penyakit Tuberkulosis (TBC)  sekaligus Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi warga sekitar sebagai upaya menciptakan kemudahan akses kesehatan bagi warga yang berada ditingkat RW.


Pada kesempatan ini pula, Wamenkes RI mengapresiasi program tracing TBC yang dikelola Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dalam menjangkau penderita TBC hingga di tingkat kecamatan.


“Jadi ini sebagai upaya untuk menjangkau semua penderita TBC dan juga anggota keluarganya yang rentan tertular. Adapula tadi kita meninjau alat Remedi yaitu perangkat pencitraan medis asal Korea Selatan yang memproduksi sistem radiografi digital portabel dan seluler berkualitas tinggi untuk diagnosis cepat di rumah sakit maupun lapangan,” ujarnya.


Sementara itu Wakil Wali Kota Eric menambahkan, ini merupakan upaya kerja dari sektor kesehatan dalam menjangkau pasien TBC dan juga keluarganya serta tentunya untuk menjadikan Kota Jakarta bebas dari penyakit TBC.


Lanjut Eric, dirinya juga mengapresiasi dari pengadaan alat rontgen (X-Ray) Remedi yang berbentuk minimalis, sehingga nantinya mampu dibawa kemanapun lokasi akan dilakukan pemeriksaan.


“Kita akan tunggu pendistribusian alat rontgen tersebut, infonya akan disebar di setiap puskesmas kecamatan. Alat tersebut bukan hanya memeriksa bagian paru-paru, namun juga bisa bagian perut dan sekitarnya,” katanya.


Eric berharap bagi warga Jakarta Pusat yang terindikasi TBC, dapat berobat secara berkala sehingga mendapatkan penangan lanjutan dan tentunya mengkonsumsi obat secara teratur serta sesuai waktu yang mesti dihabiskan.

“Mari sama-sama kita jaga diri kita dan juga anggota keluarga kita dari penyakit TBC. Penyakit ini tidak terlalu membahayakan, asalkan mendapatkan penanganan yang tepat. Ikuti apa kata dokter, mulai dari konsumsi obat, makanan yang bergizi hingga gaya hidup sehat yang harus diterapkan,” tutupnya.


Zaki (Kominfotik/JP)

Reporter: Zaki & Editor: Iman
Feature Pak JP Pak JP Pak JP