SMH di Kelurahan Kampung Rawa, Wali Kota Ajak Warga Ikut Berbagai Program Pelatihan

Seolah tak ada rasa letih, dan bosan, Wali Kota Jakarta Pusat Arifin bersama jajaran kembali menyapa warga dalam kegiatan Silaturahmi Malam Hari (SMH) yang kali ini dilaksanakan di aula SDN Kampung Rawa 02, Jalan Kembang Sepatu No 31 RT 4 RW 5, Johar Baru, Jakarta Pusat.

Arifin mengatakan, dirinya menilai Kelurahan Kampung Rawa memiliki fisik pembangunan yang semakin baik. Walaupun dihuni oleh warga yang cukup padat, namun dilihat dari berbagai kegiatan dan kebijakan, dapat berjalan dengan baik. 

“Salah satu yang patut disyukuri yaitu Kampung Rawa memiliki tiga RPTRA, banyak kelurahan di Jakarta Pusat yang tidak memiliki RPTRA. Jadi keberadaan RPTRA ini harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik untuk sarana interaksi warga, sehingga walaupun penduduknya padat, tapi memiliki kualitas kehidupan yang bagus,” ujarnya.

Selain itu, untuk menunjang tingginya angka populasi di Kelurahan Kampung Rawa, wali kota mendorong para warga yang berada diusia produktif agar mengikuti berbagai pelatihan-pelatihan yang diprakarsai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Ada yang namanya program magang 2026 dari Sudin Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Jakarta Pusat. Tadi info saat Rakorwil, kegiatan magang itu menerima kuota sebanyak 200 orang usia maksimal 24 tahun, dengan memiliki ketentuan-ketentuan khusus. Pendaftaran terakhir nanti 19 April dan untuk magang itu diberikan uang saku perbulan 2,5 juta untuk 6 bulan masa magang, terdapat 18 perusahaan yang ikut dalam program itu,” ungkapnya.

“Selain itu pula, ada berbagai pelatihan yang diberikan di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Pusat di Benhil, mulai dari soft skill sampai yang hard skill juga ada. Jadi jangan jadi pengangguran, jangan pula jadi penonton. Pemerintah sudah menyediakan banyak program untuk menyejahterakan warganya,” tuturnya.

Selanjutnya terkait pengendalian sampah, pada Agustus mendatang, Bantargebang sebagai TPA dari Provinsi DKI Jakarta yang biasanya menerima 8000-9000 ton perhari, akan menurunkan kapasitas penerimaan setengah dari nilai tersebut untuk perharinya. Jadi sekitar 4000 ton untuk seluruh DKI Jakarta.

“Jadi saya mengimbau warga Kampung Rawa agar dapat mengurangi pembuangan sampah. Coba mulai memikirkan untuk mendaur ulang sampah, atau menggunakan peralatan makan yang dapat digunakan terus menerus. Contohnya nih nanti di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat saya akan menerapkan kebijakan pengurangan sampah dari snack box atau nasi box dari acara-acara seperti rapat, jadi sediakan saja di piring,” imbuhnya.


Sementara itu, Suryadi Ketua RT 01 RW 07 Kelurahan Kampung Rawa mengaku sangat antusias untuk mengikuti kegiatan SMH bersama wali kota.

“Alhamdulillah perasaan saya plong, respon dari Pak Wali yang cepat dan tanggap atas beberapa masalah yang tadi diutarakan. Tadi saya berkeluh kesah terkait WC umum yang belum terealisasi dan juga CCTV, infonya akan segera ditindaklanjuti,” ujaranya.

“Saya berharap program SMH ini dapat terus berjalan, sehingga masalah-masalah di lingkungan warga, khususnya yang menahun dan sudah lama, dapat menemukan solusianya,” tutupnya.

Reporter: Zaki Ahmad Thohir & Editor: Andreas Pamakayo
Feature Pak JP Pak JP Pak JP