Wakil Wali (Wawali) Kota Administrasi Jakarta Pusat Eric PZ Lumbun mendampingi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO)
Sarinah, Jalan M.H. Thamrin, Kelurahan Gondangdia, Kecamatan Menteng, Senin (2/3).
Revitalisasi ini tidak hanya menyegarkan tampilan visual jembatan bersejarah tersebut, tetapi juga menambahkan fasilitas modern untuk menjamin kenyamanan dan inklusivitas bagi seluruh warga Jakarta terutama penyandang disabilitas.
“Peresmian mundur 2 hari. Pada waktu itu, saya menyampaikan akan diresmikan akhir Februari, tetapi sekarang tanggal 2 Maret baru kita resmikan revitalisasi JPO Sarinah,” kata Pramono.
Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan ada heritage atau nilai sejarah yang tinggi melekat pada struktur ini, mengingat JPO Sarinah adalah jembatan penyeberangan pertama di Jakarta yang diresmikan oleh Ali Sadikin pada 1968 silam.
“Apakah mau menggunakan lift atau pelican crossing yang tetap kita operasikan sehingga dengan demikian, masyarakat yang suka berjalan akan punya pilihan untuk menyeberang, tetapi bagi yang berkebutuhan khusus bisa memanfaatkan ini,” tutur Pramono.
Selain penambahan lift, lanjut Pramono, area pedestrian di sekitar bawah jembatan juga akan diperluas hingga 2,6 meter untuk memberikan ruang gerak yang lebih lega bagi pejalan kaki.
"Proyek ini merupakan hasil sinergi lintas instansi, di mana pendanaannya bersumber dari anggaran korporasi PT Transportasi Jakarta," ujarnya
Sementara itu, Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza, menambahkan bahwa saat ini pengerjaan masih dalam tahap pertama. Rangkaian perbaikan infrastruktur di kawasan tersebut akan berlanjut pada pertengahan tahun ini dengan melibatkan pihak pengembang MRT Jakarta.
“Jadi, pada Mei nanti akan ada pelebaran trotoar lebih kurang 2,6 meter, sehingga nanti akses pedestrian akan menjadi punya ruang yang lebih lega,” tutup Welfizon.