Loading
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menggelar sosialisasi program pelatihan 1.000 pramudi berdaya, di Ruang Rapat Walikota, Kantor Walikota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang I,, Selasa (7/4).
Sosialisasi dipimpin Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin bersama Direktur Utama PT Transjakarta Welfizon Yuza serta dihadiri delapan camat.
Arifin mengatakan, program pelatihan pramudi berdaya yang digelar oleh PT Transjakarta bersinergi dengan Baznas Bazis DKI Jakarta yang akan melatih sebanyak 1.000 orang.
"Alhamdulilah, PT Transjakarta mengalokasikan kuota sebanyak 95 pramudi untuk memenuhi kebutuhan pengemudi microtrans atau JakLingko," ujarnya.
Untuk itu, Arifin mengintruksikan delapan camat dan 44 lurah se-Jakarta Pusat secara aktif mensosialisasikan program rekrutmen pramudi Transjakarta kepada seluruh warga.
"Saya meminta camat dan lurah se-Jakarta Pusat mensosialisasikan program program pelatihan pramudi ini melalui media sosial maupun ke pengurus RT/RW dan kader PKK sehingga semakin banyak warga mengetahui dan ikut mendaftarkan diri agar dapat kesempatan bekerja serta bagian dari PT Transjakarta," katanya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Transjakarta Welfizon Yuza menjelaskan, program ini bertujuan mencetak pramudi andal dan berdaya. Peserta yang memenuhi syarat akan mendapatkan kesempatan kerja sebagai pengemudi Mikrotrans Transjakarta. Pendaftaran dibuka hingga tanggal 20 April 2026.
"Peserta yang lulus pelatihan akan menjadi pengemudi Mikrotrans Transjakarta mengganti sebagian besar pengemudi yang berusia 56 tahun," jelasnya.
Ia menambahkan, syarat mengikuti program pelatihan pramudi berdaya yakni berusia 22 hingga 45 tahun, KTP DKI Jakarta, pendidikan minimal SLTA, memiliki Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), aktif mengemudi dan memiliki SIM A.
"Permohohan dapat dikirimkan melalui s.ld/pramudibazis2. Kami juga akan membuka pendaftaran secara offline di kantor kecamatan," tambahnya.