Loading
Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat menetapkan lima RW yang akan menjadi calon Program Kampung Iklim (Proklim) utama ke Kementerian Lingkungan Hidup RI pada tahun 2026.
"Kelima RW tersebut yakni, RW 06 Petamburan, RW 04 Duri Pulo, RW 09 Kemayoran, RW 03 Menteng, dan RW 03 Kartini," kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Setko Administrasi Jakarta Pusat Suprayogie saat pengusulan calon proklim utama, di Ruang Serbaguna Besar, Kantor Walikota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang I, Gambir, Kamis (9/4).
Untuk itu, ia juga meminta kepada Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Pusat agar dapat melakukan pembinaan dan pemetaan di lima RW yang telah diusulkan.
"Saya minta kepada jajaran Sudin LH untuk melakukan pembinaan dan pemetaan di lima RW tersebut, agar ketika nanti masuk waktu penilaian ketua RW dan warganya sudah siap dan menguasai bidangnya masing-masing," ujarnya.
Asekbang juga mengimbau kepada lurah, kasie ekonomi dan pembangunan yang ada di kelurahan dan kecamatan serta satpel LH di lima kecamatan untuk segera mempersiapkan dokumen pendukung yang akan diinput pada website sistemregistri.menlhk.go.id.
"Penginputan usulan proklim utama di lima RW Jakarta Pusat akan diinput melalui website Sistem Registri Nasional (SRN) Pengendalian Perubahan Iklim atau sistemregistri.menlhk.go.id yang dimulai pada tanggal 13 April hingga 11 Mei 2026. Jadi tolong dipersiapkan dari sekarang dokumen-dokumen yang dibutuhkan," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas (Kasudin) LH Kota Administrasi Jakarta Pusat Slamet Riyadi menjelaskan, pelaksanaan kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan kepada RW se-Jakarta Pusat agar menjadi wiilayah yang ramah lingkungan.
"Proklim bukan lomba tapi upaya bersama untuk terus menyebarluaskan jumlah RW dalam meningkatkan kondisi lingkungan yang ramah. Artinya, warga sendiri yang akan merasakan manfaat setelah mengikuti proklim ini," jelasnya.
Slamet mengungkapkan, aspek penilaian Proklim tahun ini yaitu, pertanian perkotaan, penghijauan, pengelolaan sampah, dan kegiatan lainnya untuk mendukung target penurunan emisi gas rumah kaca nasional. Serta meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim.
"Mudah-mudahan tahun ini RW yang ada di Jakarta Pusat bisa mendapatkan predikat proklim utama," tutupnya.