Loading
Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat memperkuat upaya penemuan kasus Tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan Tracing TB Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi warga Kelurahan Kwitang.
Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat (Asminkesra) Sekko Jakarta Pusat Nurhidayat mengatakan, tracing dilakukan untuk mendeteksi TBC sedini mungkin sekaligus memastikan anggota keluarga yang memiliki risiko dapat menjalani pemeriksaan, upaya ini menjadi bagian dari pencegahan penularan TBC di lingkungan masyarakat.
“Selain pemeriksaan, warga yang menjadi sasaran juga mendapatkan edukasi serta terapi pencegahan TBC sesuai dengan hasil pemeriksaan dan arahan tenaga kesehatan. Obat pencegahan diberikan dengan pola konsumsi satu kali seminggu selama 3 bulan,” katanya, di Kampung Siaga TBC, RW 08, Kelurahan Kwitang, Kecamatan Senen, Jumat (18/9).
Untuk itu, Nurhidayat mengimbau, masyarakat tidak ragu memeriksakan diri apabila mengalami gejala yang mengarah pada TBC. Ia menekankan pentingnya kesadaran dan keterbukaan masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan serta penanganan TBC.
“Kesadaran masyarakat dan informasi dari warga sangat diperlukan untuk pencegahan dini. Pemerintah akan membantu dalam proses pengobatan dan kesembuhan sehingga penularan dapat dicegah,” ucapnya.
Baca Juga:
Cegah TBC, Pemkot Jakpus Dorong Camat-Lurah Ajak Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis
Sementara itu, Heri, warga RT 09/RW 08 Kelurahan Kwitang, mengapresiasi pelaksanaan skrining TBC dan pemeriksaan kesehatan gratis. Menurutnya, deteksi dini penting dilakukan karena kondisi permukiman di Jakarta yang cukup padat.
“Saya sangat mendukung karena pengobatan secara dini penting. Apalagi rumah-rumah di Jakarta cukup berdekatan. Mudah-mudahan setelah mengikuti program ini saya dan warga lainnya selalu sehat,” ujar Heri.
Ia berharap program tracing dan pencegahan TBC dapat terus dilanjutkan melalui puskesmas di masing-masing kelurahan agar semakin banyak warga mendapatkan pemeriksaan dan perlindungan sejak dini.
"Ke depannya dilanjutkan program pemerintah melalui puskesmas ini di kelurahan masing-masing," harapnya.
Turut dihadiri, jajaran Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Pusat, Puskesmas Kecamatan Senen, serta Tim Yayasan PPTI (Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia) sebagai penyuluh lapangan TBC.